Peresmian LRT Kelapa Gading-Manggarai Masih Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai masih menunggu arahan pemerintah pusat. Dia berharap, proyek sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun tersebut dapat diresmikan Presiden Prabowo Subianto.
Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memang mengusulkan agar peresmian proyek transportasi massal tersebut dilakukan oleh Presiden Prabowo.
"Memang Pemerintah Jakarta yang meminta untuk bisa diresmikan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Pramono kepada wartawan di Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).
Baca Juga: Gempa 5,9 SR, LRT Jabodebek Cek Kondisi Jalur dan Persinyalan
LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai memiliki panjang lintasan 12,2 kilometer dan melayani 11 stasiun, dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp12,1 triliun. Dari sisi sosio-ekonomi, kehadiran jalur ini diharapkan memperkuat konektivitas masyarakat dari kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, menuju Manggarai, Jakarta Selatan.
Konektivitas tersebut berpotensi memangkas ketergantungan warga terhadap kendaraan pribadi, sekaligus memperluas akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi, perkantoran, perdagangan, dan simpul transportasi di Jakarta.
Baca Juga: Kesiapan Sudah Matang, Pramono Target LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan Bulan Ini
Dengan terhubungnya Kelapa Gading dan Manggarai melalui transportasi berbasis rel, Pemerintah Jakarta juga berharap mobilitas warga menjadi lebih efisien. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan perjalanan, tetapi juga waktu dan biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk beraktivitas di ibu kota.
Pramono mengatakan, Pemprov Jakarta masih menunggu keputusan Pemerintah Pusat terkait waktu peresmian sebelum proyek tersebut memasuki tahap pengoperasian secara penuh.
"Yang pertama, untuk peresmian LRT dari Manggarai sampai dengan Kelapa Gading yang panjangnya 12,2 kilo, 11 stasiun, investasinya 12,1, tentunya kami sedang menunggu arahan dari pemerintah pusat," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







