Gempa 5,9 SR, LRT Jabodebek Cek Kondisi Jalur dan Persinyalan

AKURAT.CO Gempa bumi berkekuatan 5,9 skala Richter (SR) yang terjadi di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026) dini hari langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan prasarana LRT Jabodebek.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan jalur, sistem persinyalan, stasiun, hingga prasarana pendukung lainnya tetap aman. Hasilnya, tidak ditemukan kerusakan yang berdampak terhadap keselamatan maupun kelancaran perjalanan.
Manager of Public Relation LRT Jabodebek, Radhitya Mardika mengatakan, pemantauan dilakukan segera setelah informasi gempa diterima. Petugas di Operating Control Center (OCC) berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk mengecek kondisi prasarana.
Baca Juga: Kesiapan Sudah Matang, Pramono Target LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan Bulan Ini
"Setelah menerima informasi gempa, petugas segera melakukan pemeriksaan terhadap prasarana LRT Jabodebek. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi jalur, persinyalan, stasiun, serta prasarana pendukung lainnya tetap dalam kondisi aman," ujar Radhitya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Gempa tersebut terjadi pada pukul 04.23 WIB. Menurut Radhitya, pemeriksaan terhadap prasarana LRT Jabodebek mulai dilakukan sekitar pukul 04.30 WIB.
Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan kerusakan maupun kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan penumpang dan kelancaran operasional. "Petugas memastikan bahwa perjalanan LRT Jabodebek tetap dapat beroperasi normal," katanya.
Dalam proses pemantauan, LRT Jabodebek juga menggunakan Seismic Detection Alarm System (SDAS). Sistem tersebut berfungsi memberikan informasi mengenai dampak getaran gempa terhadap prasarana sehingga dapat menjadi salah satu acuan bagi petugas dalam menentukan pemeriksaan dan tindak lanjut.
Radhitya mengatakan informasi mengenai gempa tetap ditindaklanjuti melalui pemantauan dan pemeriksaan langsung terhadap prasarana, meskipun pada akhirnya tidak ditemukan gangguan terhadap operasional.
"LRT Jabodebek memastikan setiap informasi terkait gempa ditindaklanjuti melalui pemantauan dan pemeriksaan prasarana. Keselamatan perjalanan dan pengguna menjadi prioritas dalam setiap kondisi," ujarnya.
Dengan hasil pemeriksaan tersebut, operasional LRT Jabodebek pada Sabtu (12/9/2026) tetap berjalan normal dan tidak terdapat laporan kerusakan prasarana yang mengganggu perjalanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








