Jelang Pembongkaran Tiang Monorel, Personel Gabungan Tertibkan PKL di Rasuna Said

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mulai menertibkan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, menjelang pembongkaran tiang monorel mangkrak.
Penertiban dilakukan untuk memastikan kelancaran proses pembongkaran sekaligus menjaga ketertiban dan keselamatan di kawasan tersebut.
Petugas gabungan dari Dinas Bina Marga, Satpol PP, dan instansi terkait menyisir area jalur lambat hingga trotoar yang selama ini digunakan PKL untuk berjualan. Pemprov Jakarta meminta para pedagang mengosongkan area yang masuk dalam zona pekerjaan pembongkaran tiang monorel.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Siapkan Anggaran Rp100 Miliar untuk Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said
Kepala Seksi Operasional dan Penindakan Satpol PP Jakarta Selatan, Ali Haryanto,mengatakan dalam kegiatan pengawasan ini Satpol PP Jakarta Selatan mengerahkan sekitar 50 personel Unit Reaksi Cepat.
"Puluhan PKL berhasil dihalau dan diberikan imbauan agar tidak kembali berjualan di lokasi yang dilarang," kata Ali kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).
Dia menerangkan, Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu ruas jalan yang kerap terjadi kepadatan lalu lintas akibat aktivitas PKL dan ojek daring yang mangkal di sekitar stasiun LRT.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan untuk melakukan monitoring lanjutan serta membantu pengaturan lalu lintas, khususnya di sekitar halte dan stasiun LRT," jelasnya.
Penertiban ini juga menjadi bagian dari tahapan awal, sebelum alat berat diturunkan untuk membongkar tiang monorel di sisi timur Jalan HR Rasuna Said. Keberadaan PKL di sekitar tiang dinilai dapat menghambat akses alat berat, serta membahayakan pedagang dan pengguna jalan selama proses pembongkaran berlangsung.
"Selain untuk mendukung pembongkaran, penertiban PKL juga ditujukan untuk memulihkan fungsi trotoar dan jalur lambat," tuturnya.
Baca Juga: Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said Ditargetkan Selesai 98 Hari
Pemprov Jakarta berencana menata kembali kawasan Rasuna Said setelah tiang monorel dibongkar, termasuk perbaikan jalan dan penataan trotoar agar lebih ramah bagi pejalan kaki.
Petugas melakukan penertiban secara persuasif dengan mengimbau pedagang untuk memindahkan lapaknya. Pemerintah juga berkoordinasi dengan pihak terkait guna menyiapkan solusi penataan, agar aktivitas ekonomi warga tetap berjalan tanpa mengganggu pekerjaan infrastruktur.
Pembongkaran tiang monorel di kawasan Rasuna Said dijadwalkan dimulai pada pekan depan dan akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah menargetkan kawasan tersebut dapat tertata lebih rapi dan aman setelah seluruh proses pembongkaran dan penataan selesai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







