Akurat

1.060 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Aksi Unjuk Rasa Buruh di Depan Kedubes AS

Siti Nur Azzura | 6 Januari 2026, 13:25 WIB
1.060 Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Aksi Unjuk Rasa Buruh di Depan Kedubes AS

AKURAT.CO Sebanyak 1.060 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta Polsek jajaran dikerahkan untuk mengamankan Aksi unjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, kawasan Silang Tenggara Monas Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).

Peserta aksi unjuk rasa dari Forum Urun Rembung Nasional Serikat Pekerja/Serikat Buruh yang diikuti elemen KSPSI, KPBI, MJH, KSBSI, KSPN, SARBUMUSI, ASPEK Indonesia, GSBI, FSBPI, ASPIRASI, OPSI, dan GOBSI. 

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan pihaknya memberikan pelayanan agar kegiatan penyampaian pendapat di muka umum berjalan aman, tertib, dan kondusif. 

Baca Juga: Setelah Penyerbuan AS, Lingkaran Dalam Rezim Maduro Masih Kuasai Caracas

"Seluruh personel pengamanan tidak dibekali senjata api dan mengedepankan pendekatan humanis serta profesional," ujar Reynold dalam keterangannya, Selasa (6/1/206).

Dia menekankan, kehadiran aparat semata-mata untuk melayani masyarakat serta menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.

"Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang menyampaikan pendapat. Personel di lapangan tidak membawa senjata api dan diperintahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, persuasif, dan profesional," ujarnya.

Baca Juga: ESDM: Harga BBM RI Tetap Stabil Meski AS–Venezuela Memanas

Dia mengimbau para orator dan peserta aksi agar tetap tertib, tidak memprovokasi massa lain, tidak menutup jalan umum, serta tidak melakukan tindakan anarkis seperti membakar ban bekas atau merusak fasilitas umum. Kapolres juga menekankan agar massa aksi tidak melawan petugas dan bersama-sama menjaga ketertiban.

Selain itu, masyarakat yang berada di sekitar kawasan Monas diimbau tidak terpancing provokasi. Bagi pengguna jalan, kepolisian menyarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari kepadatan lalu lintas selama aksi berlangsung.

"Pengaturan lalu lintas bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan eskalasi jumlah massa di lapangan. Kami mohon kerja sama semua pihak agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif," tutup Kapolres.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.