Penanganan Masih Berlangsung, Pramono Harap MRT Jakarta Bisa Beroperasi Normal Sore Ini

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan gangguan layanan MRT Jakarta disebabkan korsleting pada kabel listrik atas, setelah tertimpa pohon tumbang di dekat Ratu Plaza. Insiden ini membuat perjalanan MRT terhambat, dan memaksa diterapkannya pola operasi terbatas.
"Yang pertama, MRT mengalami gangguan. Salah satu penyebabnya karena aliran listrik yang di atas itu kena pohon dekat Ratu Plaza. Kabel itu naik, kemudian kena pohon, menyebabkan korsleting," kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis (20/11/2025).
Menurutnya, proses perbaikan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam. Dia berharap, layanan MRT dapat kembali normal pada sore hari.
Baca Juga: Pohon Tumbang Ganggu Operasional MRT Jakarta, 524 Penumpang Dievakuasi
"Untuk waktu yang diperlukan perbaikan kurang lebih 3 - 4 jam. Mudah-mudahan nanti sore sudah berjalan normal," ujarnya.
Untuk meminimalkan dampak kepada penumpang, MRT Jakarta membuka layanan short loop yang memungkinkan perjalanan dari Pondok Labu hingga Blok M dan ASEAN. Area yang terdampak pohon tumbang dan korsleting menjadi satu-satunya bagian jalur yang belum dapat dilalui.
Dia menambahkan, tim teknis MRT Jakarta bersama petugas lapangan tengah menangani kabel yang rusak dan memastikan jalur benar-benar aman sebelum aliran listrik dipulihkan.
Pramono menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses pemulihan dan memastikan keamanan perjalanan warga. "Mudah-mudahan 3-4 jam ke depan sudah bisa dilakukan secara normal," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






