Diterima Pimpinan DPR, Massa Ojol Joget-joget Kegirangan Sebelum Bubar

AKURAT.CO Ratusan pengemudi ojol yang menggelar unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Jakarta, berjoget girang.
Massa ojol yang tergabung dalam Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia berjoget bareng-bareng diiringi lagu Tabola Bale yang sedang viral.
Bukan tanpa sebab, kegembiraan diekspresikan para pengemudi ojol setelah perwakilan mereka diterima pimpinan DPR RI untuk berdialog.
Baca Juga: Diiringi Hujan, Ratusan Ojol Demo di Depan Gedung DPR
Perwakilan ojol ditemui langsung oleh Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Saan Mustopa, serta perwakilan dari Komisi V dan Komisi XII, Rabu (17/9/2025).
Setelah menunggu kurang lebih satu jam, para ojol akhirnya mendapatkan kabar baik bahwa tuntutan yang mereka suarakan didengar oleh DPR dan pemerintah.
Lagu Tabola Bale pun membakar semangat massa ojol dari pengeras suara mobil komando. Massa ojol pun berjoget sambil membawa bendera-bendera perwakilan organisasi.
Baca Juga: Demo Ojol Terbagi Dua Titik, Polisi Siapkan 6.118 Personel Lakukan Pengamanan
"Akhirnya suara kita didengar, kabar baik untuk kita semua. Akhirnya titik terang," kata salah satu orator dari atas mobil komando.
Kegembiraan pun diabadikan dengan foto bersama massa ojol beserta petugas pengamanan, baik polisi maupun anggota TNI.
"Pak sini pak foto bareng. Ayo semua foto bareng. Pak polisi, pak TNI ayo foto bareng," kata mereka.
Baca Juga: Pengemudi Ojol Gelar Demo Besar di Jakarta, Pramono Anung: Jangan Terulang Lagi
Menjelang waktu Magrib, massa ojol kemudian membubarkan diri dengan tertib dan lancar. Petugas pengamanan pun membantu mengatur lalu lintas di depan Gedung DPR RI.
Adapun, tuntutan pengemudi ojol dalam unjuk rasa bertajuk "179 Ojol" kali ini yakni:
1. Memasukkan RUU Transportasi Online ke dalam Prolegnas 2025-2026.
2. Menetapkan potongan aplikator maksimal 10 persen sebagai harga mati.
3. Menerapkan regulasi tarif antar barang dan makanan.
4. Melakukan audit investigatif terhadap potongan 5 persen yang diambil aplikator.
5. Menghapus sistem aceng, slot, multi order dan member berbayar.
6. Mencopot Menteri Perhubungan, Dudy Purwaghandi.
7. Mendesak Kapolri mengusut tuntas tragedi 28 Agustus 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








