Akurat

Sempat Viral Tuntutan 17+8, Warganet dan Pedagang Mengaku Tak Paham

Yusuf Tirtayasa | 13 September 2025, 16:44 WIB
Sempat Viral Tuntutan 17+8, Warganet dan Pedagang Mengaku Tak Paham

AKURAT.CO Content Creator @andreyudias mengulik pendapat warga terkait polemik tuntutan 17+8 yang ramai di media sosial usai aksi demonstrasi di berbagai kota di Indonesia.

Dari hasil penelusuran, mayoritas masyarakat ternyata tidak memahami maksud dari tuntutan tersebut. Andre mewawancarai berbagai profesi di jalan, mulai dari pedagang warkop, pedagang sempol, tukang parkir, hingga siswa sekolah dan pekerja.

“Pak mohon maaf, bapak tahu soal tuntutan 17+8 yang rame di social media nggak?” tanya Andre.

“Nggak. Nggak tahu,” jawab tukang minuman pinggir jalan.

Hal serupa diungkapkan pedagang jajanan sempol dan tukang parkir. “Ngga tahu bang,” ujar pedagang sempol.

Ketika ditanya apa yang mereka harapkan dari pemerintah, para pedagang justru sepakat soal keberlangsungan usaha.

“Minta usaha lancar gitu aja, makin laris dan tidak digusur-gusur gitu,” ujar pedagang.

Sementara itu, ada pekerja yang mengaku pernah mendengar sekilas tuntutan 17+8 namun lebih menyoroti isu gaji DPR.

“Tau sih tau bang, cuman kagak terlalu merhatiin juga sih gaji DPR itu ya, gaji mereka samain kayak gaji kita,” ujar seorang karyawan sembari berkelakar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.