Akurat

PPK Kemayoran Siap Wujudkan Kawasan Bisnis Terintegrasi Modern di Jakarta

Oktaviani | 10 September 2025, 17:04 WIB
PPK Kemayoran Siap Wujudkan Kawasan Bisnis Terintegrasi Modern di Jakarta

AKURAT.CO Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran (PPK Kemayoran), Badan Layanan Umum di bawah Kementerian Sekretariat Negara RI, terus mengakselerasi transformasi kawasan Kemayoran seluas 454 hektare menjadi kawasan bisnis terintegrasi yang modern, kompetitif, dan ramah lingkungan.

Direktur Utama PPK Kemayoran, Teddy Robinson Siahaan, mengungkapkan potensi investasi di kawasan tersebut bisa mencapai Rp500–600 triliun, jauh lebih besar dari nilai aset PPK Kemayoran saat ini yang sekitar Rp200 triliun.

“Dengan lahan 454 hektare, potensi investasi di Kemayoran bisa mencapai Rp500 hingga Rp600 triliun. Saat ini aset kita baru Rp200 triliun. Artinya masih ada ruang sangat besar untuk pengembangan,” ujar Teddy di Jakarta, Selasa (10/9/2025).

Kawasan Kemayoran akan dikembangkan menjadi business district strategis dengan empat zona utama: residensial, komersial, penghijauan, dan fasilitas publik.

Konsep tata ruang terintegrasi ini mencakup perkantoran, pusat perdagangan, fasilitas MICE (Meeting, Incentives, Conferences, Exhibitions), hunian, area lifestyle, hingga ruang publik yang hidup 24 jam.

Menurut Teddy, fleksibilitas kawasan menjadikan Kemayoran sebagai alternatif strategis bagi investor domestik maupun internasional.

Saat ini masih tersedia sekitar 30–40 hektare lahan yang dapat dikelola, namun seleksi ketat akan dilakukan untuk memastikan hanya investor yang memiliki kapasitas finansial, manajemen kuat, dan visi jangka panjang yang bisa bermitra.

PPK Kemayoran kini tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk Bakrie Group dan 16 pengusaha asal Shenzhen, Tiongkok.

Baca Juga: Cetak 5 Gol untuk Norwegia Lawan Moldova, Erling Haaland Paling Subur di Sepakbola Modern

Para calon investor itu sedang meninjau potensi pengembangan sektor komersial maupun olahraga internasional.

Selain menyiapkan peluang investasi, PPK Kemayoran juga fokus melakukan pembenahan internal agar kawasan semakin menarik.

Teddy menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, bersih, terang, dan nyaman!sebagai prasyarat sebelum masuknya investasi besar.

Kemayoran juga dikembangkan dengan konsep kawasan hijau berbasis lingkungan.

Kehadiran Hutan Kota (Utan Kemayoran) dan Lapangan Golf Kemayoran menjadi penyeimbang antara kebutuhan bisnis, rekreasi, serta kualitas hidup masyarakat.

Dari sisi kontribusi negara, PPK Kemayoran menargetkan peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) secara signifikan. Tahun 2026, target PNPB dipatok naik hingga 30 persen atau sekitar Rp350 miliar.

“Target tidak boleh tidak tercapai. Sejak saya bekerja, saya belum pernah gagal memenuhi target, dan tahun ini pun kami optimistis bisa melampaui capaian. Dengan skema kerja sama yang lebih sehat, PNPB akan terus tumbuh,” tegas Teddy.

Dengan keunggulan lokasi di jantung Jakarta, dekat pusat pemerintahan, keuangan, dan hiburan, ditambah infrastruktur siap pakai serta tata kelola profesional, Teddy optimistis Kemayoran akan tumbuh menjadi destinasi investasi unggulan sekaligus motor pertumbuhan ekonomi Jakarta menuju pusat bisnis internasional.

Baca Juga: Kerusuhan Nepal: Balendra Shah, Mantan Rapper yang Difavoritkan Gen Z jadi Pemimpin Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.