Akurat

Transjakarta, MRT, dan LRT Cuma Rp1 hingga 7 September 2025

Ratu Tiara | 5 September 2025, 20:50 WIB
Transjakarta, MRT, dan LRT Cuma Rp1 hingga 7 September 2025

AKURAT.CO Jakarta kembali menghadirkan kabar gembira bagi warganya.

Mulai 31 Agustus hingga 7 September 2025, masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan Transjakarta, MRT, dan LRT hanya dengan membayar Rp1.

Kebijakan ini menjadi angin segar bagi pengguna setia transportasi umum di ibu kota.

Tarif spesial ini berlaku atas kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Dilansir dari PT MRT Jakarta, program Rp1 diterapkan sebagai bentuk kompensasi dan apresiasi kepada masyarakat yang terdampak gangguan layanan.

Dalam keterangannya, MRT Jakarta menyebut bahwa periode tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga kepercayaan publik terhadap transportasi massal di Jakarta.

Baca Juga: Jadwal dan Rute Terbaru MRT Jakarta 2025: Cepat, Nyaman, dan Terintegrasi!

Kebijakan ini diberlakukan serentak pada seluruh layanan Transjakarta, jalur MRT Jakarta dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI, serta rute LRT Jakarta.

Penerapan dimulai sejak pukul 00.00 WIB pada 31 Agustus dan berakhir tepat pukul 23.59 WIB pada 7 September 2025.

Beberapa layanan khusus, seperti Royaltrans, tetap mengikuti tarif normal, sementara Mikrotrans dan pemegang kartu layanan gratis tidak dikenakan biaya.

Masyarakat yang ingin menikmati tarif ini dapat membayar menggunakan berbagai metode resmi, mulai dari aplikasi MyMRTJ yang terhubung dengan dompet digital hingga uang elektronik seperti e-Money, Flazz, TapCash, Brizzi, JakCard, KMT, dan JakLingko.

Dengan pilihan pembayaran yang luas, kebijakan ini diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Transjakarta Ubah Rute, Imbas Aksi Demo, Cek Jalur Alternatif Anda di Sini!

Dengan adanya tarif spesial ini, Jakarta tidak hanya memberikan solusi transportasi yang ramah di kantong, tetapi juga memperkuat citra kota sebagai pusat transportasi modern yang peduli pada kebutuhan masyarakat. Hal ini diharapkan mampu mendorong lebih banyak warga untuk beralih menggunakan transportasi publik sebagai pilihan utama.

Salsabilla Nur Wahdah (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R