Akurat

Demo 25 Agustus Bubar, Jalan Pejompongan Menuju DPR Masih Belum Bisa Dilalui

Rizky Dewantara | 25 Agustus 2025, 20:11 WIB
Demo 25 Agustus Bubar, Jalan Pejompongan Menuju DPR Masih Belum Bisa Dilalui

 

AKURAT.CO Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI telah membubarkan diri sekitar pukul 17.20 WIB. Meski demikian, sebagian jalan masih belum bisa dilalui kendaraan imbas kericuhan yang terjadi saat aksi unjuk rasa. 

Seperti di Jalan Pejompongan menuju DPR/MPR RI yang belum bisa dilalui karena masih banyak material, seperti batu, di jalanan. Beberapa pengemudi ojek online menutup jalan dengan motor agar tidak ada kendaraan yang terjebak. 

"Enggak bisa lewat. Banyak batu," kata Pengemudi Ojek Online, Abdul, Senin (25/8/2025). 

Sementara itu, lalu lintas di Jalan Penjernihan menuju Stasiun Karet maupun sebaliknya terpantau padat. Bahkan, banyak pengendara yang mengambil jalan alternatif ke arah Bendungan Hilir. 

Baca Juga: Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Demo DPR, Ini Daftar Rutenya

Sebelumnya, Kepala Biro Multimedia (Karo Mulmed) Divisi Hubungan Masyarakat (Div Humas) Polri Komisaris Besar (Kombes) Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, sampai sejauh ini pengamanan penyampaian aspirasi di pintu belakang DPR RI berjalan aman. Dalam hal ini sesuai arahan pimpinan bahwa pihaknya mengedepankan pendekatan humanis.

"Dimulai dari proses pemberitahuan dari para pihak yang ingin menyampaikan pendapat, kemudian terjadi komunikasi, terjadi kesepakatan supaya situasi kamtibimas tetap terjaga," ucapnya saat ditemui saat pengamanan aksi demonstrasi.

Dia menegaskan bahwa penyampaian pendapat dilakukan sampai batas pukul 18.00 WIB sesuai aturan

Baca Juga: Imbas Demo DPR, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Palmerah

Namun pada pukul 17.59 WIB, masih terdapat sejumlah massa aksi dari arah spark berkumpul depan TVRI mencoba menerobos pengamanan. Sejumlah personil kepolisian masih siap menjaga dengan perlengkapan.

Sempat terdengar detupan gas air mata satu kali, namun petugas masih melakukan pendekatan humanis untuk meminta massa aksi untuk membubarkan diri.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki, menegaskan bahwa arus lalu lintas dari arah RSGM Ladokgi ke arah slipi ditutup. Sedangkan arah sebaliknya jalan tetap dibuka.

"Dari Semanggi arah slipi di tutup. Dari Slipi ke arah Semanggi dibuka," kata dia saat dihubungi Akurat.co

Sedangkan Tol dalam kota arah Slipi ke Cawang dibuka seperti biasa.

"Semua kendaraan yang mengarah ke barat ditutup, baik jalan biasa maupun tol. Yang arah ke timur Tol dan jalan biasa, dibuka seperti biasa," jelasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.