Tak Hanya Alih Fungsi Trotoar, Pramono Akan Tambah 14 Bus Transjakarta Redam Macet di TB Simatupang

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, akan menambah 14 unit armada Transjakarta yang melintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan untuk mengurai kemacetan di wilayah tersebut.
"Harapannya apa? Orang menggunakan transportasi publik yang melewati TB Simatupang akan bertambah," ujar Pramono, Senin (25/8/2025).
Selain itu, dia meminta Dinas Kominfo untuk gencar mensosialisasikan kepada publik soal kemacetan di kawasan TB Simatupang bukan tanpa sebab.
Baca Juga: Trotoar TB Simatupang Jadi Jalur Kendaraan, Pramono: Hanya Sementara, November Dikembalikan
Menurutmya, kepadatan lalu lintas disebabkan adanya tiga proyek besar yang sedang berjalan di kawasan tersebut. "Saya sudah melihat sendiri, parah. Karena itu ya harus ada rekayasa lalu lintas," katanya.
Sebagai langkah tambahan, pemerintah juga mengizinkan sebagian trotoar yang tengah digali akibat proyek digunakan sementara untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
"Bukan seluruh trotoar, tetapi yang memang sedang digunakan untuk proyek itu sebagian, kami perbolehkan," tandasnya.
Dengan berbagai langkah itu, Pramono berharap warga Jakarta dapat lebih sabar menghadapi kemacetan di kawasan TB Simatupang sembari menunggu rampungnya pembangunan.
Sebelumnya, Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta hanya akan menggunakan sebagian trotoar yang terdampak proyek galian, untuk memperlancar arus lalu lintas di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Trotoar TB Simatupang ‘Dikorbankan’ Demi Atasi Macet
Dia menjelaskan, langkah ini hanya bersifat sementara dan hanya memanfaatkan trotoar yang memang tidak bisa digunakan pejalan kaki akibat adanya pengerjaan proyek.
"Jadi yang dimaksud trotoar adalah trotoar yang sedang tidak dipakai karena ada proyek di sana. Trotoar itu memang tidak bisa dipakai untuk jalan sebagai pedestrian," kata Pramono di Rusun Tower Cakung Barat, Jakarta Timur, Senin (25/8/2025).
Dia menegaskan, bukan seluruh trotoar yang akan dialihfungsikan, melainkan hanya titik-titik yang terdampak galian. Setelah proyek rampung pada November 2025, Pemprov Jakarta berjanji akan memperbaiki dan menyempurnakan trotoar sehingga kembali layak digunakan warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









