Akurat

Diawasi Ketat, DPRD Jakarta Jamin Seleksi PJLP Damkar Tidak Ada Titipan

Wahyu SK | 19 Agustus 2025, 22:16 WIB
Diawasi Ketat, DPRD Jakarta Jamin Seleksi PJLP Damkar Tidak Ada Titipan

AKURAT.CO Komisi A DPRD Jakarta memastikan seleksi Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) di Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) attau petugas damkar berlangsung transparan dan diawasi ketat.

Sekretaris Komisi A DPRD Jakarta, Mujiyono, menolak tegas tudingan adanya praktik titipan maupun pungutan liar (pungli) dalam seleksi petugas damkar.

"Pembuktiannya gimana? Ada barang buktinya nggak? Sampai sekarang belum ada. Yang penting sudah kita ingatkan, tes harus transparan, sesuai aturan. Tidak boleh ada KKN, apalagi pungli sekecil apa pun," katanya, Selasa (19/8/2025).

Baca Juga: 24 Ribu Orang Daftar Jadi Petugas Damkar, Hanya 17 Persen yang Lolos Seleksi Administrasi

Menurut Mujiyono, isu yang beredar di media sosial tidak bisa dijadikan dasar kuat karena hanya berupa komentar tanpa bukti.

"Siapa pun bisa berkomentar di situ. Ini susah. Kadang orang curiga karena dirinya enggak lulus lalu cari alasan," ujarnya.

Mujiyono menjelaskan, sistem data (indik) digunakan untuk menyortir syarat administratif, sedangkan tes fisik dilakukan di lapangan dengan pengawasan Kodam Jaya.

Baca Juga: Siap Menjadi Petugas Damkar Jakarta? Ini Syarat Utama dan Ketentuannya!

"Saya yakin itu fair. Misalnya, tinggi badan minimal 165 centimeter. Ada saja oknum yang manipulasi surat sehat tapi langsung dicek ulang. Saya lihat sendiri di lapangan, pengawasannya sangat ketat," jelasnya.

DPRD Jakarta, lanjut Mujiyono, tetap menjalankan fungsi pengawasan lewat monitoring langsung maupun laporan masyarakat.

"Kami ingatkan lagi, jangan sampai ada praktik titipan. Semua harus sesuai aturan," ujarnya.

Baca Juga: Lowongan Kerja Damkar DKI Jakarta 2025: Cek Link dan Cara Daftarnya!

Dia juga mengingatkan para petugas damkar PJLP agar menjaga integritas. Sebab, damkar saat ini menjadi primadona berkat kinerja di lapangan.

"Damkar sekarang jadi primadona. Banyak masyarakat simpati karena responsif dan bisa diandalkan. Jangan sampai citra baik ini rusak hanya karena ulah segelintir oknum," kata anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut.

Baca Juga: Petugas Damkar: Pahlawan Kemanusiaan yang Menjaga Api dan Nilai Ketuhanan

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.