Jakarta Sudah Siap, Pramono Anung Tunggu Perpres Sekolah Swasta Gratis

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto diminta segera menandatangani peraturan presiden (perpres) tentang program sekolah swasta gratis.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menjelaskan, langkah ini dinilai krusial agar pemprov dapat memperluas cakupan sekolah swasta gratis.
"Bagi Jakarta sendiri, kami berharap supaya ini cepat ada kejelasan. Supaya Jakarta segera mempersiapkan diri," ujarnya di Balai Kota, Jumat (15/8/2025).
Baca Juga: Pemprov Jakarta Perluas Sekolah Swasta Gratis, Target 258 Sekolah di 2026
Menurut Pramono, hingga kini perpres belum terbit meski Mahkamah Konstitusi telah menegaskan pendidikan dasar sembilan tahun dari tingkat SD hingga SMP wajib diberikan tanpa biaya.
Penegasan tersebut tertuang dalam pertimbangan Putusan MK Perkara Nomor 111/PUU-XXIII/2025 terkait uji materi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
"Sampai sekarang perpresnya belum turun, belum diatur. Walaupun sudah ada keputusan Mahkamah Konstitusi," katanya.
Baca Juga: Sekolah Swasta Gratis
Meski payung hukum belum ada, Pemprov Jakarta telah melangkah lebih dulu dengan menjalankan program sekolah swasta gratis di 40 sekolah sebagai percontohan.
Program ini mulai resmi berjalan di hari pertama tahun ajaran baru 2025/2026 pada Senin (14/7/2025).
"Jakarta sudah memulai pilot project kita, 40 sekolah swasta sudah kita gratiskan. Kalau kemudian ada payungnya, yaitu perpres, kami akan segera memperluas itu. Dan Jakarta siap untuk itu (sekolah swasta gratis)," jelas Pramono.
Baca Juga: Pergub Sekolah Swasta Gratis Ditargetkan Selesai dalam 2 Bulan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








