Fraksi Demokrat Desak Audit Total Food Station: Jangan Main-main dengan Perut Rakyat!

AKURAT.CO Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta mendesak audit menyeluruh terhadap PT Food Station Tjipinang Jaya usai mencuatnya dugaan praktik pengoplosan beras oleh BUMD pangan milik Pemprov DKI Jakarta tersebut.
Ketua Fraksi Demokrat, Ali Muhammad Johan, menegaskan, kasus ini menyentuh langsung hajat hidup warga dan tak boleh dibiarkan menggantung.
“Ini bukan sekadar dugaan kelalaian. Perlu investigasi tuntas. Proses distribusi pangan dari hulu ke hilir harus dibongkar. Audit menyeluruh terhadap Food Station jadi harga mati,” tegas Ali, Jumat (18/7/2025).
Menurutnya, audit harus mencakup seluruh rantai operasional, mulai dari pengadaan, pengecekan kualitas, hingga penyaluran beras ke masyarakat.
Ia mengingatkan, setiap celah dalam sistem distribusi pangan bisa jadi titik rawan permainan kotor yang merugikan rakyat.
“Jangan biarkan titik-titik lemah jadi celah manipulasi. Ini menyangkut kepercayaan publik terhadap pemerintah, terhadap BUMD, dan terhadap kualitas pangan yang mereka konsumsi setiap hari,” tegasnya.
Baca Juga: Dion Wiyoko: Dari Cover Boy hingga Aktor Serba Bisa yang Mencuri Hati Penonton
Ali menegaskan DPRD memiliki peran kunci dalam fungsi pengawasan BUMD, dan Fraksi Demokrat tidak akan tinggal diam.
Ia memastikan pihaknya akan terus menekan agar penelusuran terhadap Food Station dilakukan transparan dan akuntabel.
“Ini bukan sekadar soal beras. Ini soal nyawa rakyat. Jangan main-main dengan pangan. Jangan main-main dengan perut orang banyak,” ujar Ali.
Dugaan pengoplosan beras oleh Food Station mencuat ke publik dan menimbulkan kekhawatiran luas.
DPRD memastikan akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan tak ragu untuk mendorong tindakan hukum jika ditemukan pelanggaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










