Akurat

Hari Terakhir WFA, Ribuan Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Wahyu SK | 8 April 2025, 11:17 WIB
Hari Terakhir WFA, Ribuan Pemudik Belum Kembali ke Jakarta



AKURAT.CO Menjelang berakhirnya kebijakan Flexible Working Arrangement (FWA) atau Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), masih banyak pemudik yang belum kembali ke Provinsi Jakarta.

Hari ini (Selasa, 8/4/2025), menjadi hari terakhir bagi sebagian besar ASN sebelum kembali bekerja di kantor pada Rabu (9/4/2025) besok.

Sementara itu, para pekerja di sektor swasta telah mulai beraktivitas sejak Senin (7/4/2025).

Berdasarkan data Satuan Tugas Operasi Ketupat 2025, dari total 2,2 juta pemudik yang meninggalkan Jakarta selama arus mudik Lebaran 2025, sekitar 30 persen masih berada di luar kota dan belum kembali ke Jabodetabek.

"Sehingga tadi sampai dengan jam 18 itu (kendaraan) hampir sudah mencapai 65 sampai 70 persen sudah kembali lagi ke Jabodetabek," kata Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Raden Slamet Santoso, pada Senin (7/4/2025).

Baca Juga: Rano Karno Meriahkan 'Lebaran di Jakarta' di Monas: Pemanasan Menuju 500 Tahun Ibu Kota

Sejak Senin dini hari, arus kendaraan yang masuk ke Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 5.000 hingga 7.000 kendaraan per jam.

Untuk mengelola kepadatan lalu lintas, rekayasa one way nasional dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung hingga KM 70 Cikatama masih berlangsung.

Sementara, sistem contraflow yang sebelumnya diterapkan dari KM 70 hingga KM 47 Tol Jakarta-Cikampek telah dihentikan sejak pukul 23.10 WIB pada Senin malam, setelah arus kendaraan di kedua arah kembali normal.

Menurut informasi dari akun resmi Instagram Korlantas Polri, kondisi lalu lintas sudah mulai stabil.

Namun, aparat Kepolisian masih terus melakukan pemantauan terhadap arus kendaraan yang menuju Jakarta dari berbagai jalur utama, seperti Kalikangkung, Pejagan, Palimanan, Cipularang dan Cileunyi.

Mengingat hari terakhir kebijakan WFA bagi ASN, Polri tetap mengantisipasi kemungkinan lonjakan arus balik yang bisa terjadi pada hari ini.

Baca Juga: Atasi Kemacetan, Anggota DPRD DKI Jakarta dan Pejabat Pemprov Diminta Gunakan Transportasi Umum

Penurunan Kecelakaan Lalu Lintas

Di sisi lain, Korlantas Polri mengungkapkan bahwa jumlah kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kami laporkan untuk lakalantas, alhamdulillah ada penurunan dari 3.728 kasus selama operasi tahun 2024 menjadi 2.637 kasus pada tahun 2025. Jadi, jumlah kecelakaan mengalami penurunan sekitar 30 persen," kata Kepala Korlantas Polri, Irjen Agus Suryonugroho.

Selain itu, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2025 juga mengalami penurunan drastis, yakni sebesar 47 persen.

"Fatalitas korban meninggal dunia turun hingga 47 persen dalam operasi nasional tahun ini," lanjut Agus.

Dengan tren penurunan kecelakaan dan tingkat kematian ini, Polri menilai bahwa upaya rekayasa lalu lintas serta pengawasan yang ketat selama arus mudik dan balik Lebaran 2025 telah memberikan hasil positif.

Meski demikian, pengawasan dan evaluasi terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang masih dalam perjalanan kembali ke Jakarta.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Tidak Larang Pendatang, Tetap Utamakan Keadilan dan Pelayanan

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Y
Reporter
Yusuf
W
Editor
Wahyu SK