Akurat

Raih Predikat WTP 6 Kali Berturut-turut, Baznas Jakarta Ingin Lanjutkan Pemberdayaan Disabilitas

Wahyu SK | 6 Maret 2025, 21:55 WIB
Raih Predikat WTP 6 Kali Berturut-turut, Baznas Jakarta Ingin Lanjutkan Pemberdayaan Disabilitas

AKURAT.CO Baznas (Bazis) Provinsi Jakarta kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada hasil audit laporan keuangan tahun anggaran 2024.

Perolehan ini sangat berkesan karena telah diraih selama enam tahun berturut-turut.

"Jadi, kami Baznas DKI telah meraih predikat WTP ini selama enam tahun berturut-turut," kata Wakil Ketua III Baznas Provinsi Jakarta, Rini Suprihartanti, di Balai Kota Jakarta, Kamis (6/3/2025).

Predikat ini menunjukkan bahwa laporan keuangan Baznas Jakarta telah memenuhi standar akuntansi yang berlaku dan bebas dari penyimpangan material,

Serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah.

Baca Juga: Baznas Targetkan Zakat Fitrah Terkumpul Rp9,1 Triliun Tahun Ini

Rini menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini.

Ia menekankan bahwa predikat WTP menjadi bukti komitmen lembaga menjaga integritas dan transparansi dalam setiap langkah yang diambil.

"Kepercayaan masyarakat terhadap Baznas Provinsi Jakarta sangat penting. Dan predikat WTP ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk memastikan dana zakat yang dikelola digunakan secara optimal untuk kepentingan umat, terutama bagi mereka yang membutuhkan," jelasnya.

Selain itu, Baznas Jakarta juga terus berkolaborasi dengan Pemprov Jakarta untuk meningkatkan pemberdayaan masyarakat, terutama penyandang disabilitas.

Melalui berbagai program inovatif, Baznas Jakarta berupaya memberikan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas di bidang ekonomi, pendidikan dan sosial.

Baca Juga: Jejak Rasa dan Doa: Perjalanan Nurliah Menuju Kesuksesan Katering Bersama BAZNAS

"Salah satu program unggulan adalah Difabis Coffee and Tea, sebuah inisiatif yang memberi peluang bagi penyandang disabilitas untuk terlibat dalam industri kopi dan teh," ucap Rini.

Program tersebut bertujuan untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan memberikan kesempatan bagi mereka untuk memiliki usaha sendiri.

Juga diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri dan taraf hidup penyandang disabilitas.

Selain itu, Baznas Jakarta juga menjalankan Pesantren Tahfidz Difabel, sebuah program pendidikan agama yang memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mempelajari dan menghafalkan Al-Qur'an.

"Program ini diharapkan dapat memberikan pendidikan yang inklusif dan bermartabat bagi mereka," tutur Rini.

Baca Juga: Baznas Salurkan 7.911 Paket Pangan Ramadhan dari KSrelief

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.