Akurat

Pilkada Jakarta Dua Putaran, Ridwan Kamil-Suswono Berpeluang Menang

Mukodah | 28 November 2024, 21:38 WIB
Pilkada Jakarta Dua Putaran, Ridwan Kamil-Suswono Berpeluang Menang

AKURAT.CO Citra Institute melihat peluang besar Pilkada Jakarta 2024 berlangsung dua putaran.

Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan, menjelaskan, meski rekapitulasi di tingkat TPS sudah 100 persen, tetapi KPUD Jakarta belum mengumumkan secara resmi hasil pemungutan suara.

"Meskipun seluruh TPS Se-Jakarta saat ini sudah selesai mengunggah foto C Hasil rekapitulasi 100 persen, namun KPU Jakarta belum mengumumkan resmi hasil pilkada," katanya, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/11/2024).

Yusak berpandangan, hasil quick count atau hitung cepat dari beberapa lembaga survei tidak bersifat final karena masih dalam batas margin of error (MoE).

"Hasil quick count sejumlah lembaga yang menempatkan kemenangan Pramono-Rano saya kira masih dalam batas margin error," jelasnya.

Baca Juga: Timses RIDO Bakal Siapkan Strategi Baru Jika Pilkada Jakarta Dua Putaran

Selain itu, Yusak mengatakan, hasil dari hitung cepat perolehan suara antara pasangan Pramono Anung-Rano Karno dengan pasangan Ridwan Kamil-Suswono tidak terpaut jauh.

"Selisihnya sangat tipis dari syarat menang satu putaran, sebagaimana diatur dalam Pasal 10 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta yaitu lebih dari 50 persen," ujarnya.

Melihat dari hal tersebut, Yusak berpandangan masih terbuka peluang Pilkada Jakarta akan berlangsung dua putaran.

"Jadi, potensi berlangsungnya dua putaran saya kira masih terbuka," katanya.

Yusak menyebutkan, deklarasi kemenangan yang dilakukan pasangan Pramono Anung-Rano Karno masih terlalu dini.

Sebab, KPU Jakarta belum melakukan koreksi terhadap rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Baca Juga: Hasil Final Hitungan Suara, Timses Rido Tegaskan Pilkada Jakarta Dua Putaran

"Deklarasi kemenangan Pramono-Rano sebesar 50,07 persen, saya kira terlalu dini karena masih ada ruang terjadinya proses koreksi di tingkat kecamatan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)," ujarnya.

"Jadi, masyarakat Jakarta sebaiknya bersabar menunggu proses rekapitulasi suara selesai," tambahnya.

Yusak menjelaskan, saat ini sepatutnya pasangan calon maupun masyarakat menunggu hasil rekapitulasi berjenjang yang dilakukan KPUD.

"Acuannya saya kira adalah hasil rekapitulasi suara secara berjenjang dari tingkat TPS, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi," ujarnya.

"Biarlah KPU melaksanakan tugasnya hingga selesai tanpa ada tekanan psikologis tertentu," sambungnya.

Apalagi, KPUD Jakarta telah menegaskan tidak mengeluarkan hasil penghitungan Pilkada Jakarta 2024 berupa real count ataupun quick count.

Baca Juga: Pilkada Jakarta Lanjut Dua Putaran? Jadwal Pemungutan dan Penghitungan Suara pada 26 Februari 2025

"Data yang dipublikasikan pada Sirekap KPU hanya dokumen C hasil," kata Yusak.

Ia menambahkan, jika Pilkada Jakarta berlangsung dua putaran, maka pasangan Ridwan Kamil-Suswono berpeluang untuk menang.

"Jika Pilkada Jakarta berlangsung dua putaran, saya kira masih ada peluang bagi pasangan Ridwan Kamil-Suswono untuk menang," kata Yusak.

Menurutnya, pasangan Ridwan Kamil-Suswono tentu akan mengubah strategi pemenangan pada putaran kedua nanti.

Dulu di Pilkada 2017, kata Yusak, Anies Baswedan-Sandiaga Uno kalah di putaran pertama, tapi menang di putaran kedua melawan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

"Jadi, masih dimungkinkan terjadinya perubahan peta dalam putaran kedua. Apalagi jika terjadi turbulensi politik besar yang mempengaruhi persepsi pemilih dalam putaran kedua," beber Yusak.

Baca Juga: Persaudaraan 98: Dukungan Prabowo Buat Ridwan Kamil-Suswono adalah Hak Sekaligus Kewajiban Politik

Potensi kemenangan pasangan calon yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) di daerah-daerah strategis seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan Sumatera Utara, akan menjadi energi positif bagi Ridwan Kamil-Suswono untuk menyatukan kekuatan di putaran kedua Pilkada Jakarta.

"Saya kira akan menjadi energi positif bagi pasangan Ridwan Kamil-Suswono dan timnya untuk lebih mengonsolidasikan kekuatan politiknya di Jakarta," pungkas Yusak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
Mukodah
W
Editor
Wahyu SK