Bansos Jakarta Kerap Bermasalah, Pramono Anung Janji Langsung Turun Tangan Saat Jadi Gubernur

AKURAT.CO Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyoroti permasalahan pendataan penyaluran bantuan sosial (bansos) Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Lansia.
Ia pun berjanji akan memperbaikinya jika terpilih sebagai gubernur di Pilkada Jakarta 2024.
Menurut Pramono, permasalahan terkait penyaluran KJP, KJS dan Kartu Lansia kerap ditemui saat ia menyambangi warga di sejumlah wilayah Jakarta.
"Sehingga perlu ada penanganan yang serius terhadap data-data yang ada," ujarnya kepada wartawan, Selasa (8/10/2024).
Aduan terkait permasalahan penyaluran KJP juga kembali didapatkan Pramono saat bertemu dengan warga di kawasan Meruya Selatan.
Baca Juga: DPRD DKI Prioritaskan APBD 2025 untuk Pendidikan Gratis di Jakarta
Seorang ibu mengeluh tidak mendapatkan KJP lantaran rumahnya menggunakan listrik dengan daya 1.300 watt.
Mendengar keluhan tersebut, Pramono menegaskan, tidak ada aturan yang mengaitkan penyaluran KJP dengan penggunaan listrik rumah tangga.
"KJP itu ya KJP saja. Tetapi karena volumenya diturunkan, jumlah yang menerima berkurang, sehingga dicarilah cara karena tidak semuanya bisa terima," terangnya.
Pramono pun berjanji akan turun tangan langsung memeriksa data penyaluran KJP, KJS dan Kartu Lansia.
Jika permasalahan itu diberikan kepada orang lain pasti laporannya akan berbeda.
"Saya akan cek sendiri. Kalau menyerahkan kepada staf, apalagi stafnya kemudian melaporkan yang baik-baik saja, pasti berbeda," jelas Pramono.
Baca Juga: Razman Arif Nasution Laporkan Balik Nikita Mirzani, Soal Apa?
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







