Korsleting Listrik Kerap Jadi Biang Kerok di Jakarta

AKURAT.CO Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, menyebutkan biang keladi kebakaran di permukiman padat penduduk disebabkan karena korsleting listrik.
Teranyar, kebakaran melanda permukiman warga di RW 06 dan RW 12, Kelurahan Manggarai, Jakarta Selatan dan Pejagalan, Jakarta Utara.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Isnawa Adji menyebut, alasan terjadinya korsleting listrik itu diakibatkan oleh usia kabel yang sudah cukup tua. Menurut dia, usia kabel maksimal itu 20 tahun.
Baca Juga: Cegah Kebakaran, Heru Budi Minta Warga Jakarta Jaga Instalasi Listrik di Rumah
"Salah satu (penyebab kebakaran) yang (sering) kita temui karena arus pendek, setelah kita pelajari jadi instalasi listrik terutama pemukiman padat, itu kan usia kabel maksimal 20 tahun, nah bangunan banyak dibangun tahun 70 harusnya tahun 90an dilakukan pergantian instalasi listrik, terutama kabel didalam," kata Isanawa di Jakarta, Kamis (15/8/2024).
Selain korsleting listrik, Isanawa mengungkapkan, penggunaan alat elektronik dengan daya listrik cukup besar dan tidak sesuai standarnya juga menjadi penyebab kebakaran di permukiman warga.
"Sekarang kontrakan kecil aja ada kipas angin ada charger dll, dan penggunaan elektronik itu kadang tidak SNI, kemudian ketika melakukan penggunaan elektronik yang banyak," ucapnya.
"Dengan beban tadi kabel yang semrawut tadi tidak mungkin kekuatan menampung daya hantar listrik yang sangat besar," sambungnya.
Setelah menelaah insiden kebakaran hebat di Manggarai, Isnawa mengaku, telah memberi usulan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono untuk melakukan perbaikan instalasi jaringan listrik dari tower ke rumah-rumah.
"Saya sudah sampaikan ke pak PJ dan Sekda jika ada (dana) CSR, ke depan ada pergantian instalasi listrik pada kawasan padat hunian. Kita harus ajak PLN," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 8Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 9Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 10Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik








