Akurat

WNA Pencari Suaka di Kantor UNHCR Dipindahkan ke Tempat Layak

Citra Puspitaningrum | 2 Juli 2024, 19:42 WIB
WNA Pencari Suaka di Kantor UNHCR Dipindahkan ke Tempat Layak
 
AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memindahkan tempat bermukim para pengungsi warga negara asing (WNA) yang mendirikan tenda pengungsian di Jalan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan ke tempat yang layak. 
 
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengatakan pemindahan tenda pengungsian WNA pencari suaka dilakukan secara humanis tanpa pembongkaran paksa. 
 
"Saya luruskan, tidak dibongkar tapi mereka kita kembalikan ke tempat pengungsi yang layak," kata Pj Heru di Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Selasa (2/7/2024). 
 
 
Heru menjelaskan setelah dipindahkan Pemda DKI akan berkomunikasi dengan pihak Kantor Komisariat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR) terkait pengungsian layak hingga kebutuhan sehari-hari pengungsi menunggu kejelasan tempat tinggal.
 
Pj Heru pun berharap, para pengungsi tidak lagi tinggal di tenda-tenda pengungsian yang dibangun tanpa izin.
 
"Pemda DKI akan memerhatikan mereka mudah-mudahan tidak d jalan lagi, apa kebutuhan sehari-hari mereka saya rasa bisa komunikasi dengan UNHCR," ujarnya. 
 
Dia mengatakan, saat ini jajaran pemerintah kota Jakarta Selatan tengah menyusun laporan untuk nantinya ditindaklanjuti Pemprov DKI Jakarta dalam membantu para pengungsi WNA ini. 
 
"Sudah walikota (Jaksel), nanti siang melapor ke saya apa yang perlu kita bantu," ujar Heru.
 
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Selatan sebelumnya, telah mengangkut belasan tenda milik WNA yang dipasang di depan Kantor Komisariat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Pengungsi (United Nations High Commissioner for Refugees/UNHCR), Kuningan, Jakarta Selatan, pada Selasa (2/7/2024) pagi. 
 
 
Sekitar 15 orang pencari suaka telah dibawa ke Rumah Detensi Imigrasi. Camat Setiabudi, Iswahyudi menjelaskan 15 orang itu terdiri dari dua anak-anak dan 13 orang dewasa.
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.