Tolak LGBT, GMBI Depok Geruduk Kantor DPRD Depok

AKURAT.CO, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Depok menggelar aksi demonstrasi menolak hadirnya lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) di Indonesia.
Aksi tersebut digelar GMBI di depan gedung DPRD Kota Depok, kawasan perkantoran Grand Depok City, Kalimulya, Cilodong, Rabu (7/2).
Aksi tolak LGBT dilakukan GMBI Distrik Depok, Bogor, Jakarta Timur akhirnya diterima oleh Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo untuk menyampaikan aspirasinya.
Ketua GMBI Distrik Depok Deri Ahyadi mengatakan bahwa aksi yang dilakukan ini merupakan bentuk penolakan atas berkembangnya, rencana dari kelompok dan komunitas yang ingin melegalkan pernikahan sejenis.
"LGBT adalah perilaku menyimpang. Kami keluarga besar GMBI, khususnya Distrik Depok menolak dengan tegas rencana legalisasi lesbian, gay, biseksual, dan transgender di NKRI," kata Deri.
Menurutnya, perilaku LGBT tidak sesuai dengan kodrat dan kaidah agama. Selain itu juga tidak sesuai dengan konstitusi yang menjadi landasan bernegara dan beragama.
"Semoga aspirasi kami, atas penelokan LGBT, dapat diteruskan oleh DPRD Kota Depok ke DPR RI, pungkasnya.
Menyikapi aspirasi yang disampaikan GMBI, Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo menyatakan dukungannya, meneruskan apa apa yang menjadi harapan LSM tersebut untuk disampaikan ke DPR RI.
"Apa yang menjadi harapan teman-teman di GMBI, akan kami teruskan ke DPR RI. Ini menjadi keputusan DPR RI," kata Hendrik
Ia tegaskan, pernyataan sikap GMBI atas penolakan LGBT yang telah dituangkan dalam bentuk surat, akan segara diteruskan ke DPR RI.
"Pernyataan sikap ini, akan kami teruskan ke DPR RI. Isinya tidak saya kurangi dan tidak saya lebihi. Akan saya buatkan surat pengantarnya untuk diteruskan ke pusat," tutup Hendrik. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





