Pendapatan Daerah Mandek, Fraksi PKS Sentil Kinerja Pajak Pemprov DKI

AKURAT.CO Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Jakarta melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta yang dinilai gagal mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, khususnya dari sektor pajak dan retribusi.
Wakil Bendahara II Fraksi PKS, Nabilah Aboe Bakar Alhabsyi, menilai, penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Rancangan Perubahan APBD 2025 sangat minim dan tidak mencerminkan semangat peningkatan kemandirian fiskal daerah.
"Penambahan PAD hanya 0,02 persen dari target awal. Ini jelas memprihatinkan," tegas Nabilah dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi di ruang sidang DPRD Jakarta.
Nabilah menyoroti penurunan target Pajak Parkir dari Rp350 miliar menjadi Rp300 miliar, yang dianggap tidak sejalan dengan realitas di lapangan.
"Jakarta punya potensi besar di sektor parkir off-street dan layanan valet yang terus tumbuh. Menurunkan target justru seperti menyia-nyiakan potensi nyata," ujarnya.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia vs Thailand Malam Ini di Semifinal Piala AFF U-23 2025, Tayang Jam Berapa?
Penurunan target juga terjadi pada Pajak Jasa Perhotelan, dari Rp1,97 triliun menjadi Rp1,65 triliun.
Padahal, lanjut Nabilah, geliat ekonomi dan kunjungan wisatawan ke Jakarta tengah mengalami tren positif.
"Realisasi semester pertama 2025 sudah hampir 50 persen. Ini seharusnya menjadi dasar optimisme, bukan malah koreksi ke bawah," kritiknya.
Meski begitu, Fraksi PKS mengapresiasi inovasi digitalisasi perpajakan melalui sistem E-TRAP yang diterapkan Pemprov.
Sistem ini, menurut Nabilah, seharusnya menjadi instrumen untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi pemungutan, khususnya dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT).
"Dengan sistem yang sudah digital, potensi pajak seharusnya meningkat. Tapi kenyataannya target justru turun. Ini ironi yang harus jadi bahan evaluasi serius," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









