Akurat

BPS: Harga Makanan dan Jasa Jadi Penopang Inflasi 2025

Andi Syafriadi | 5 Januari 2026, 13:50 WIB
BPS: Harga Makanan dan Jasa Jadi Penopang Inflasi 2025

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi Indonesia sepanjang 2025 sebesar 2,92%, dengan inflasi Desember 2025 tercatat 0,64%. Kenaikan harga terutama didorong oleh kelompok kebutuhan pokok dan jasa.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menjelaskan, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar dengan kenaikan indeks sebesar 4,58%.

“Selain itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya juga mencatat kenaikan cukup tinggi, yakni 13,33 persen,” kata Pudji di Kantor Pusat BPS, Senin (5/1/2026).

Baca Juga: BPS: Indonesia Alami Inflasi 2,92 Persen Sepanjang 2025

Tekanan inflasi juga berasal dari kelompok kesehatan yang naik 1,83%, transportasi sebesar 1,23%, serta pendidikan sebesar 1,22%. Sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran mengalami inflasi 1,46%.

Di sisi lain, tidak semua kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga. BPS mencatat kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan justru mengalami penurunan indeks atau deflasi sebesar 0,28% sepanjang 2025.

Menurut BPS, dinamika harga tersebut mencerminkan perubahan pola konsumsi masyarakat, di mana kebutuhan dasar dan layanan personal mengalami tekanan harga lebih tinggi, sementara sektor berbasis teknologi relatif lebih stabil.

Baca Juga: BPS: Wisman Tembus 11,43 Juta, Pengeluaran Turis Naik Jadi Rp21,6 Juta

Secara nasional, BPS menilai inflasi 2025 masih terkendali, meski perlu diwaspadai tekanan harga di daerah tertentu serta pada kelompok pengeluaran yang langsung berdampak ke daya beli masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.