Akurat

BPS: Indonesia Alami Inflasi 2,92 Persen Sepanjang 2025

Demi Ermansyah | 5 Januari 2026, 13:30 WIB
BPS: Indonesia Alami Inflasi 2,92 Persen Sepanjang 2025

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Indonesia sepanjang tahun 2025 mencapai 2,92%. Meski masih dalam rentang target nasional, BPS menyoroti adanya ketimpangan inflasi yang cukup lebar antarwilayah.

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini mengatakan, inflasi tahunan tertinggi di tingkat provinsi terjadi di Aceh sebesar 6,71% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 114,40.

“Sementara inflasi terendah terjadi di Provinsi Sulawesi Utara sebesar 1,23 persen dengan IHK 108,60,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Senin (5/1/2026).

Baca Juga: BPKH Apresiasi Kinerja BPS-BPIH, Perkuat Ekosistem Haji Lewat Hajj Banking Award 2025

Di tingkat kabupaten/kota, disparitas inflasi tercatat lebih ekstrem. Kota Gunungsitoli mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 10,84% dengan IHK 119,24. Adapun inflasi terendah terjadi di Maumere dan Kabupaten Minahasa Utara, masing-masing sebesar 0,38%.

BPS menilai tingginya inflasi di sejumlah daerah terutama dipicu oleh kenaikan harga pada kelompok pengeluaran utama, khususnya makanan, minuman, dan tembakau yang naik 4,58%.

Selain itu, tekanan harga juga datang dari kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,66 persen, serta kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga yang meningkat 1,62%.

Baca Juga: Cara Cek Desil DTSEN BPS Secara Online, Bisa Lewat Google Mudah dan Cepat!

Perbedaan struktur konsumsi masyarakat serta kondisi distribusi dan pasokan menjadi faktor yang memengaruhi variasi inflasi antarwilayah sepanjang 2025.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.