Investasi Capai Rp1.400 T, Pemerintah Pacu Daya Saing Ekonomi Nasional

AKURAT.CO Pemerintah mencatat realisasi investasi nasional mencapai sekitar Rp1.400 triliun hingga kuartal III 2025.
Capaian ini menunjukkan tren positif dan menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, capaian tersebut mendekati target investasi tahun ini sebesar Rp1.900 triliun.
Baca Juga: IEU CEPA Baru Berlaku 1 Januari 2027, Menko Airlangga Beberkan Alasannya
“Target kuartal III sudah tercapai. Realisasinya sekitar Rp1.400 triliun,” kata Airlangga dalam acara Wealth Wisdom 2025 di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM menunjukkan, penanaman modal dalam negeri (PMDN) menyumbang Rp510,3 triliun, sementara penanaman modal asing (PMA) tercatat Rp432,6 triliun pada semester I 2025. Total realisasi investasi semester I mencapai Rp942,9 triliun atau tumbuh 13,6% secara tahunan.
Airlangga menilai investasi memegang peran vital dalam menciptakan lapangan kerja sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Indonesia berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12% pada kuartal II 2025, lebih tinggi dibanding banyak negara lain.
“Investasi adalah penggerak utama ekonomi. Di tengah tantangan global, ekonomi kita tetap solid,” ujarnya.
Baca Juga: Menko Airlangga Buka Suara Soal Isu PHK Massal di Gudang Garam
Stabilitas ekonomi juga tercermin dari indikator lain, seperti inflasi yang terjaga di kisaran 2,5 ± 1 persen, cadangan devisa yang tinggi, serta rasio utang yang tetap terkendali. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan sempat menembus rekor tertinggi di level 8.100.
Pemerintah terus mengakselerasi strategi peningkatan daya saing, mulai dari pembangunan infrastruktur, hilirisasi industri untuk meningkatkan nilai tambah, hingga pemberdayaan sektor riil melalui digitalisasi UMKM.
“Resiliensi ekonomi Indonesia tetap kuat. Dengan fondasi yang kokoh, kita optimistis mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Airlangga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









