Akurat

Ekspor Industri Pengolahan Jadi Motor Utama Tumbuh Hingga 17,4 Persen

Demi Ermansyah | 1 September 2025, 14:05 WIB
Ekspor Industri Pengolahan Jadi Motor Utama Tumbuh Hingga 17,4 Persen

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia pada Januari–Juli 2025 tumbuh positif.

Nilainya mencapai USD160,16 miliar atau naik 8,03% dibanding periode sama tahun lalu.

Kontributor utama pertumbuhan ekspor berasal dari industri pengolahan yang mencapai USD128,13 miliar. Angka ini melonjak 17,40% dibanding tahun sebelumnya.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, menegaskan bahwa lonjakan ekspor industri pengolahan menandai pergeseran struktur ekspor Indonesia.

Baca Juga: Menteri Ara Tekankan Pentingnya Data BPS untuk Program 3 Juta Rumah

“Sektor industri pengolahan kini memberi kontribusi terbesar, menjadi penggerak utama pertumbuhan ekspor,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Senin (1/9/2025).

Lebih lanjut Pudji memaparkan bahwa China masih menjadi mitra dagang utama dengan nilai ekspor USD34,46 miliar.

"Produk unggulan Indonesia yang masuk ke pasar Negeri Tirai Bambu meliputi besi dan baja, bahan bakar mineral, serta produk berbasis nikel. Amerika Serikat dan India menyusul sebagai pasar ekspor terbesar kedua dan ketiga," ucapnya.

Oleh karena itu, tambahnya, pemerintah menilai tren ini positif dalam mendorong hilirisasi industri dan memperkuat daya saing.

Baca Juga: Pemprov Sumsel dan BPS Sepakati Sinergi Data untuk Perencanaan Pembangunan Daerah

Meskipun penguatan kualitas produk dan diversifikasi pasar tetap dibutuhkan agar ekspor tidak bergantung pada segelintir negara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.