Bos LPS Sebut Permintaan Domestik Jadi Perisai Indonesia dari Risiko Global

AKURAT.CO Kekuatan permintaan domestik (Domestic Demand) menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional ditengah ketidakpastian gobal.
Menurut Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kontribusi permintaan domestik terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada kuartal II 2025 mencapai 62,53%.
Angka ini mencakup konsumsi rumah tangga, lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga (LNPRT), serta belanja pemerintah.
Baca Juga: Transmisi Moneter Menguat, LPS Turunkan TBP Dorong Kredit dan DPK
“Total kontribusi domestic demand yang besar akan dapat meredam gejolak eksternal,” ujar Purbaya.
Selain itu, pertumbuhan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) juga mencatat kinerja positif sebesar 6,99% secara tahunan.
Kinerja tersebut dinilai mampu mengimbangi perlambatan belanja pemerintah, serta menjadi indikator bahwa aktivitas investasi domestik terus menunjukkan tren ekspansif.
Purbaya menegaskan bahwa ekonomi Indonesia memiliki ketahanan struktural yang kuat, terutama karena ketergantungannya yang relatif kecil terhadap permintaan eksternal.
Hal ini menjadi modal penting dalam menghadapi potensi perlambatan ekonomi global, geopolitik, hingga perubahan iklim.
Baca Juga: LPS Sesuaikan Bunga Penjaminan Dukung Transmisi Kebijakan Moneter
“Ekonomi nasional kuat dan berdaulat, bertumpu pada kekuatan konsumsi dan bonus demografi,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







