Impor Barang Modal Naik Tajam, Sinyal Optimisme Dunia Usaha Meningkat

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor barang modal pada Mei 2025 mengalami peningkatan signifikan sebesar 24,85% secara tahunan, mencapai USD4,44 miliar.
Lonjakan tersebut menjadi sinyal positif yang menunjukkan kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi dan prospek pertumbuhan ekonomi nasional.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini menjelaskan bahwa lonjakan impor barang modal menggambarkan adanya ekspansi industri dalam negeri yang bersiap menambah kapasitas produksi. Barang modal, yang mencakup mesin dan peralatan industri, umumnya diimpor untuk keperluan investasi jangka panjang.
Baca Juga: Beda Garis Kemiskinan RI Versi BPS dan Bank Dunia, Mana Yang Benar?
“Kenaikan ini menunjukkan bahwa pelaku usaha bersiap meningkatkan kapasitas produksi dan optimistis terhadap permintaan di masa depan,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (1/7/2025).
Di saat yang sama, impor barang konsumsi juga mencatatkan kenaikan 5,28% menjadi USD1,83 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya sebesar USD1,74 miliar. Peningkatan ini mencerminkan pulihnya daya beli masyarakat serta permintaan domestik yang menguat.
Baca Juga: BPS: Curah Hujan Tinggi Ancam Produktivitas Petani
Namun demikian, lanjut Pudji, nilai impor bahan baku atau penolong justru mengalami penurunan tipis 1,18% secara tahunan, menjadi USD14,05 miliar. Penurunan ini bisa mencerminkan efisiensi produksi dalam negeri atau beralihnya pasokan bahan baku ke sumber domestik.
Secara total, nilai impor Indonesia pada Mei 2025 tercatat USD20,31 miliar atau naik 4,14% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan tersebut didorong oleh lonjakan impor nonmigas sebesar 5,44%, sementara impor migas menurun 3,80% menjadi USD2,64 miliar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 7Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 8Harimau Siberia Tewaskan Pengunjung di Inggris, Berakhir Disuntik Mati?
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini









