Akurat

Kadin dan Danantara Lobi Investor AS

Hefriday | 9 Mei 2025, 20:48 WIB
Kadin dan Danantara Lobi Investor AS

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Danantara Indonesia sukses menggelar Indonesia Joint Dinner Reception 2025 di Beverly Hills, California, Amerika Serikat, pada Selasa (6/5/2025) waktu setempat.

Acara ini menjadi bagian dari strategi besar untuk mempromosikan potensi ekonomi Indonesia kepada investor global.
 
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengungkapkan bahwa kegiatan ini diadakan bertepatan dengan Milken Institute Global Conference 2025.
 
Ia menyebut, acara jamuan malam ini bertujuan memperkenalkan narasi baru tentang Indonesia yang ramah investasi dan terbuka bagi dunia usaha internasional.
 
"Pertama-tama, tentunya untuk mengundang banyak investor yang ada di Milken. Kita ingin menciptakan narasi Indonesia untuk dunia," ujar Anin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (9/5/2025). 
 
 
Dirinya menambahkan, acara ini bukan sekadar ajang makan malam, tetapi bentuk diplomasi halus (soft diplomacy) yang menggabungkan elemen budaya, musik, dan kuliner khas Tanah Air.
 
Acara tersebut dimeriahkan oleh pertunjukan gamelan, tarian tradisional, lagu daerah, dan hidangan khas nusantara. Menurut Anin, pendekatan kultural ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor asing untuk mengenal lebih dekat karakter dan kekuatan ekonomi Indonesia.
 
"Tapi yang paling penting semua happy, dan mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi masyarakat luas karena akan lebih banyak perdagangan dan juga investasi," tambahnya optimistis.
 
Lebih jauh, Anin menegaskan bahwa di tengah ketegangan global seperti perang dagang, Indonesia memilih jalur konstruktif. 
 
"Kami ingin membangun jembatan ekonomi, bukan tembok. Ini adalah bentuk diplomasi damai yang sangat Indonesia," kata Anin.
 
Sementara itu, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, mengatakan bahwa acara ini merupakan momen bersejarah bagi kolaborasi Kadin dan Danantara dalam mendorong minat investasi asing. 
 
"Untuk pertama kalinya kami berkolaborasi menyelenggarakan Indonesian Night di AS, dan responsnya sangat positif," ungkap Pandu.
 
Pandu menyoroti kehadiran para pemilik dana pensiun, sovereign wealth fund, dan pemodal swasta global dalam acara tersebut.
 
Ia juga mengungkapkan bahwa Danantara baru saja mengumumkan kerja sama investasi senilai USD4 miliar dengan Qatar Investment Authority, yang menunjukkan tingginya kepercayaan investor asing terhadap iklim bisnis Indonesia.
 
“Minat investor sangat besar, dan stabilitas ekonomi serta arah pembangunan jangka panjang Indonesia jadi daya tarik utama,” ujarnya.
 
Pandu berharap kegiatan serupa bisa menjadi program rutin yang mampu menarik lebih banyak mitra strategis dari mancanegara. 
 
“Saya rasa ini langkah awal yang baik. Harapannya bisa menjadi agenda reguler yang akan menarik banyak investor asing,” katanya.
 
Apresiasi juga datang dari Chairman Asia Fellows sekaligus Senior Advisor, Global Markets at the Milken Institute, Curtis Chin. Ia menyambut positif kehadiran besar delegasi Indonesia pada konferensi tahun ini.
 
"Kehadiran Indonesia sangat signifikan tahun ini dan saya harap ini akan terus berkembang," ujarnya.
 
Curtis menilai Indonesia sebagai negara kunci di Asia Tenggara baik secara ekonomi maupun demografi. 
 
"Hubungan Indonesia dan AS harus dibangun di atas kerja sama sektor publik, swasta, dan masyarakat sipil demi menciptakan akses lebih luas terhadap modal, kesehatan, dan pendidikan," tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa