Akurat Logo

Risiko Ekonomi AS Meningkat, The Fed Makin Galau Atur Suku Bunga

Demi Ermansyah | 8 Maret 2025, 17:00 WIB
Risiko Ekonomi AS Meningkat, The Fed Makin Galau Atur Suku Bunga

AKURAT.CO Ekonomi Amerika Serikat lagi-lagi mendapat sorotan. Kali ini, Gubernur Federal Reserve Philadelphia, Patrick Harker mengatakan apabila risiko ekonomi semakin meningkat.

Sehingga menyebabkan sektor bisnis dan konsumen mulai lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang ditambah dengan angka inflasi yang tak kunjung mereda sepenuhnya. Meskipun begitu, dirinya masih optimis inflasi bisa turun perlahan ke target 2%,

"Saya tidak bilang capaian target inflasi 2 persen itu tidak bakalan terjadi, namun kalau tekanan makin banyak tentu akan semakin berat juga untuk mencapainya," ucapnya dikutip dari laman reuters.

Baca Juga: Inflasi Diprediksi Menurun, Menteri Keuangan AS Yakin Target 2 Persen The Fed Tercapai

Kondisi tersebutlah yang membuat The Fed semakin ragu untuk buru-buru mengambil keputusan soal suku bunga. Setelah sempat nurunin bunga akhir tahun lalu, sekarang mereka lebih milih tahan dulu, sambil nunggu data tambahan.

"Kalau situasinya nggak pasti, ya jangan buru-buru gerak," lanjut Harker.

Apalagi, kebijakan Presiden Donald Trump yang dinilai kerap menaikan dan menurunkan tarif impor semakin memperkeruh suasana ketidakpastian ekonomi. Bahkan belum lama ini, Trump kembali memberikan tarif baru untuk produk dari Kanada, Meksiko, dan China.

Sehingga menurut Harket, The Fed akan tetap tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan. Sebab apabila terburu-buru dampak yang diberikan untuk kedepan akan semakin suram.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.