Akurat

Memanas, Trump Batasi Aliran Modal ke Sektor Strategis China

Demi Ermansyah | 23 Februari 2025, 14:46 WIB
Memanas, Trump Batasi Aliran Modal ke Sektor Strategis China

AKURAT.CO Ketegangan antara Amerika Serikat dan China kembali meningkat setelah Presiden Donald Trump mengambil langkah tegas dengan membatasi investasi China di sektor teknologi, energi, dan industri strategis lainnya di AS.

Dimana kebijakan ini berpotensi memperburuk hubungan kedua negara yang sebelumnya sudah memanas akibat perang dagang dan persaingan geopolitik.

Dikutip dari Reuters, Minggu (23/2/2025), Trump menegaskan bahwa China selama ini telah memanfaatkan modal AS untuk memperkuat sektor strategis mereka sendiri, termasuk militer dan teknologi. 

Dengan memerintahkan CFIUS (Komite Investasi Asing) untuk lebih ketat dalam meninjau investasi asing, AS berharap dapat melindungi kepentingan ekonominya.

Namun, kebijakan ini bisa dianggap sebagai langkah provokatif yang semakin memperuncing konflik antara kedua negara.

Baca Juga: Wacana Rekonsiliasi Dagang AS-China, Yuan dan Saham Kian Menguat

China kemungkinan akan merespons dengan tindakan balasan, seperti membatasi akses perusahaan Amerika ke pasar mereka atau meningkatkan hambatan perdagangan bagi produk AS.

Pembatasan investasi ini tak hanya berdampak pada AS dan China, tetapi juga bisa mempengaruhi perdagangan global.

Banyak perusahaan multinasional yang memiliki rantai pasokan yang bergantung pada hubungan dagang kedua negara.

Jika ketegangan meningkat, investor global bisa menjadi lebih berhati-hati, yang berujung pada ketidakstabilan ekonomi di berbagai sektor.

Salah satu sektor yang bisa terdampak adalah industri teknologi. Selama ini, banyak perusahaan AS bergantung pada manufaktur China untuk produksi chip dan perangkat keras.

Namun apabila, jika hubungan ekonomi memburuk, harga produk elektronik bisa meningkat akibat kenaikan biaya produksi dan gangguan rantai pasokan.

Meski belum ada respons resmi dari pemerintah China, banyak analis percaya bahwa Beijing tidak akan tinggal diam menghadapi kebijakan ini.

China bisa saja memberlakukan kebijakan serupa terhadap perusahaan AS yang beroperasi di wilayah mereka atau bahkan mempercepat upaya mereka untuk mengurangi ketergantungan pada teknologi dan modal AS.

Sebagai contoh, China telah mendorong pengembangan semikonduktor dalam negeri guna mengurangi ketergantungannya pada produsen AS seperti Intel dan Qualcomm.

Jika ketegangan terus meningkat, bisa jadi China akan mempercepat inisiatif ini dan semakin menutup akses perusahaan AS ke pasar mereka.

Keputusan Trump ini merupakan bagian dari strategi ekonomi yang lebih luas dalam agenda periode keduanya.

Selain membatasi investasi China, Trump juga telah menerapkan tarif tinggi terhadap berbagai produk impor dari negara tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.