Akurat

Mirip RI, Menkeu AS Sibuk Efisiensi Anggaran

Demi Ermansyah | 8 Februari 2025, 16:35 WIB
Mirip RI, Menkeu AS Sibuk Efisiensi Anggaran

AKURAT.CO Menteri Keuangan AS, Scott Bessent yang baru menjabat selama dua minggu langsung dihadapkan pada berbagai tantangan besar. Salah satunya adalah pemangkasan anggaran di departemennya, yang dipimpin oleh Elon Musk sebagai kepala inisiatif efisiensi federal. 

Tentuya kebijakan efisiensi tersebut memicu gelombang protes di depan kantornya, sementara di sisi lain, para investor masih cemas dengan arah kebijakan perdagangan Presiden Donald Trump yang sulit ditebak.  

Mengutip dari wawancara Bloomberg TV, Sabtu (8/2/2025), Bessent mencoba menampilkan citra pemerintahan yang stabil dan terencana. Ia menegaskan bahwa pemerintah saat ini tengah fokus pada pemangkasan pajak dan belanja negara, serta berupaya mencapai keseimbangan perdagangan yang lebih baik.
 
 
"Bahwa kebijakan dolar kuat akan tetap dipertahankan, dan kami tidak akan mengintervensi kebijakan suku bunga The Fed serta memastikan keamanan sistem pembayaran Departemen Keuangan," ucapnya.  

Di balik citra stabilitas yang ditampilkan Bessent, pemerintahan Trump terus bergerak cepat mengubah berbagai kebijakan, termasuk menghapus kebijakan lama dari pemerintahan sebelumnya, baik dari Partai Demokrat maupun Republik. 
 
Sehingga Departemen Keuangan menjadi salah satu target utama dari program efisiensi yang dipimpin Musk melalui Departemen Efisiensi Pemerintahan (Department of Government Efficiency/DOGE). 
 
Program ini bertujuan mengidentifikasi pemborosan anggaran dan memodernisasi sistem teknologi federal. Mengingat setiap tahun triliunan dolar mengalir melalui departemen ini, akses DOGE terhadap data keuangan negara memicu kekhawatiran terkait transparansi dan keamanan, terutama karena data tersebut mencakup informasi tentang wajib pajak, penerima manfaat, kontraktor, dan pegawai federal.  

Meski demikian, Bessent mendukung penuh program efisiensi ini dan menilainya sebagai langkah penting untuk mengurangi pengeluaran negara.  

"Ada potensi penghematan biaya yang besar bagi rakyat Amerika di sini. Sebab langkah ini dilakukan secara sistematis dan akan memberikan manfaat dalam jangka panjang," ucapnya.

Terkait kekhawatiran atas personel eksternal DOGE yang kini memiliki akses ke sistem pembayaran pemerintah, Bessent menegaskan bahwa mereka sudah melalui proses seleksi ketat dan memiliki keahlian yang mumpuni.  

"Mereka adalah para profesional berpengalaman, bukan orang sembarangan yang tiba-tiba masuk dan mengutak-atik sistem," katanya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.