Akurat

Musk Bikin Valuasi Tesla Anjlok, Ini Faktanya

Demi Ermansyah | 23 Januari 2025, 17:56 WIB
Musk Bikin Valuasi Tesla Anjlok, Ini Faktanya

AKURAT.CO Tesla, perusahaan yang identik dengan inovasi di dunia kendaraan listrik, sedang menghadapi tantangan besar. 

Dimana salah satu penyebab utamanya adalah kontroversi yang melibatkan sang CEO, Elon Musk. Berdasarkan laporan Brand Finance, valuasi merek Tesla turun signifikan dari USD58,3 miliar pada 2024 menjadi USD43 miliar di awal 2025.

Elon Musk, yang dikenal sebagai sosok visioner di balik Tesla, ternyata memiliki pengaruh besar terhadap bagaimana konsumen melihat merek ini. Namun, tidak sedikit perilakunya di depan publik justru menimbulkan kontroversi yang mempengaruhi kepercayaan konsumen.
 
Baca Juga: Trump Dorong Musk Akuisisi TikTok

CEO Brand Finance, David Haigh, menyatakan bahwa Musk adalah "pedang bermata dua" bagi Tesla. "Ada orang yang menganggapnya luar biasa, tetapi banyak juga yang tidak menyukainya," ujarnya.

Dampaknya terlihat jelas dalam survei Brand Finance. Di pasar utama seperti Eropa, skor "pertimbangan" konsumen terhadap Tesla turun dari 21% menjadi 16%. Di Amerika Serikat, skor "rekomendasi" anjlok dari 8,2 menjadi 4,3 dalam skala 10 poin.

Kontroversi yang melibatkan Musk juga berdampak pada keputusan para investor. Salah satu investor besar Tesla bahkan menjual saham senilai USD585 juta, langkah yang diyakini terkait dengan kontroversi tersebut.

Dengan citra publik yang semakin terguncang, Tesla kini menghadapi tantangan berat. Para ahli menyarankan agar perusahaan lebih fokus pada inovasi produk dan pengelolaan reputasi untuk menjaga posisinya sebagai pemimpin di pasar kendaraan listrik.
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.