Akurat Logo

The Fed di Persimpangan

Demi Ermansyah | 7 Desember 2024, 17:01 WIB
The Fed di Persimpangan

AKURAT.CO Pertumbuhan lapangan kerja yang solid pada November 2024 membawa The Fed ke situasi yang penuh dilema.

Dengan data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan 227.000 pekerjaan baru tercipta, pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) menunjukkan resiliensi luar biasa. Namun, peningkatan tingkat pengangguran membuat arah kebijakan moneter menjadi lebih kompleks untuk diputuskan.

Gubernur The Fed San Francisco, Mary Daly, memberikan pandangannya yang hati-hati terkait situasi ini. Dimana menurutnya pasar tenaga kerja tetap seimbang. 

"Sebab setiap penganggur masih memiliki kesempatan setidaknya satu lowongan pekerjaan. Meskipun demikian mengenai kepastian mengenai dukungannya terhadap potensi pemotongan suku bunga pada bulan ini kami belum bisa memberitahunya," ucanya melalui lansiran Bloomberg, Sabtu (7/12/2024).

Seperti yang diketahui, saat ini para pemangku kepentingan sedang menghadapi tantangan untuk menentukan langkah yang tepat menjelang pertemuan di Washington pada 17-18 Desember. Sebelum mengambil keputusan, mereka akan mengevaluasi data inflasi yang akan dirilis, serta mengkaji harga konsumen, harga produsen, dan penjualan ritel. 
 
 
Hingga kini, The Fed telah memangkas suku bunga sebanyak tiga kali, termasuk langkah signifikan sebesar setengah poin pada September lalu.

Pasar keuangan sendiri memberikan sinyal bahwa pemangkasan suku bunga sebesar seperempat poin lebih lanjut masih memungkinkan. Namun, opsi untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 4,5% hingga 4,75% juga tetap berada dalam pertimbangan. 
 
"Oleh karena itu diperlukannya kehati-hatian, mengingat dampak kebijakan pemerintahan mendatang juga perlu diperhitungkan secara matang," ungkapnya kembali.

Usut punya usut dilema yang sedang menghantui The Fed saat ini menunjukkan kompleksitas kebijakan moneter di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah. Keputusan The Fed di penghujung tahun ini akan menjadi barometer penting bagi stabilitas ekonomi AS, sekaligus menentukan arah kebijakan di tahun 2025. 
 
Dengan perhatian yang tertuju pada pertemuan Desember, dunia keuangan menantikan langkah besar yang akan diambil oleh bank sentral terbesar di dunia tersebut (The Fed).
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.