Akurat

Jaga Stabilitas Perekonomian, Prabowo Apresiasi BI, Kemenkeu dan OJK

Hefriday | 30 November 2024, 18:08 WIB
Jaga Stabilitas Perekonomian, Prabowo Apresiasi BI, Kemenkeu dan OJK

AKURAT.CO Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menekankan pentingnya sinergi kebijakan antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong transformasi nasional.

Hal ini disampaikan Prabowo saat menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 di Kantor Pusat Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (29/11/2024). Dalam pidatonya, Prabowo memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia (BI), Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas peran strategis mereka sebagai penjaga stabilitas perekonomian.

"Stabilitas mata uang merupakan wujud kedaulatan suatu negara. Dengan bekerja bersama, kita yakin dapat mencapai cita-cita ekonomi nasional," ujarnya.

Optimisme terkait prospek perekonomian Indonesia juga disampaikan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 4,8-5,6% pada 2025, dan meningkat menjadi 4,9-5,7% pada 2026. Pertumbuhan ini diperkirakan akan didukung oleh sektor konsumsi, investasi, dan ekspor.

Meski demikian, Perry mengingatkan bahwa tantangan global masih perlu diantisipasi. Beberapa isu seperti perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia, tingginya suku bunga di negara maju, dan penguatan dolar AS menjadi risiko yang harus dihadapi Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Baca Juga: Sinergi BI dan Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah

Untuk menjawab tantangan tersebut, BI bersama pemerintah berkomitmen memperkuat sinergi bauran kebijakan melalui lima area strategis. Fokus utama meliputi stabilitas makroekonomi, peningkatan konsumsi dan investasi, peningkatan produktivitas ekonomi, pendalaman pasar keuangan, serta digitalisasi ekonomi.

Sebagai langkah konkret, Bank Indonesia meluncurkan Blueprint Pendalaman Pasar Uang dan Pasar Valas (BPPU) 2025-2030. Blueprint ini dirancang untuk menciptakan pasar uang yang modern, efisien, dan mampu mendukung pembiayaan ekonomi nasional. Dokumen tersebut menjadi peta jalan strategis dalam mendukung transformasi ekonomi Indonesia.

Dalam forum yang sama, Bank Indonesia juga memberikan BI Award 2024 kepada 51 mitra strategis. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung kebijakan moneter, sistem keuangan, dan pengembangan UMKM. Hal ini mencerminkan eratnya kolaborasi antara BI, pemerintah, dan sektor swasta dalam mendorong ekonomi nasional.

Penguatan sektor keuangan menjadi salah satu fokus utama yang diharapkan mampu menggerakkan sektor riil. Perry menyebutkan bahwa BI terus berinovasi untuk mendukung investasi dan digitalisasi ekonomi sebagai elemen penting dalam mencapai pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan.

Presiden Prabowo menegaskan dengan optimisme bahwa sinergi yang telah terjalin kuat dapat membantu Indonesia mengatasi tantangan global. Ia juga mendorong semua pihak untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan visi ekonomi yang stabil dan maju.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Hefriday
Yosi Winosa