Generasi Muda dan Indonesia Emas 2045

AKURAT.CO Potensi bonus demografi yang sedang dialami Indonesia menjadi momentum yang berharga bagi pemerintah untuk mendorong kemajuan bangsa. Generasi muda dinilai memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perekonomian dan pembangunan.
Menyadari peran penting ini, Kementerian Koordinator bidang Perekonomian terus mendukung edukasi dan keterlibatan generasi muda dalam memahami dinamika ekonomi makro nasional.
Menurut Pranata Humas Ahli Madya Kemenko Perekonomian, Ferry Surfiyanto, penting bagi generasi muda untuk adaptif dalam menghadapi perubahan.
“Anak-anak muda sekarang harus adaptif terhadap perubahan. Seperti yang sering Bapak Menko Airlangga pesankan, visi Indonesia Emas 2045 harus menjadi acuan bagi mahasiswa untuk menyiapkan diri menghadapi persaingan global yang tidak mudah,” ujarnya dalam kegiatan Kunjungan Studi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (14/11/2024).
Baca Juga: MediaMIND 2024 Dukung Hilirisasi Menuju Indonesia Emas 2045
Ferry menekankan bahwa dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi, mahasiswa harus mengasah kualitas yang unggul. Hal ini sangat penting agar generasi muda dapat berperan aktif dalam mewujudkan target Indonesia Emas 2045 yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.
Senada, Asisten Deputi Perekonomian Daerah dan Sektor Riil, Puji Gunawan, juga menilai generasi muda berperan penting dalam perekonomian. Ia memaparkan berbagai aspek ekonomi makro.
Mahasiswa disajikan wawasan mengenai pentingnya menjaga stabilitas ekonomi, termasuk dalam pengendalian inflasi yang berperan krusial bagi daya beli masyarakat dan kesehatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Puji menjelaskan bahwa struktur ekonomi Indonesia sangat dipengaruhi oleh konsumsi, sehingga laju inflasi perlu dikendalikan agar tidak membebani APBN. “Inflasi yang stabil sangat penting karena kondisi ini memengaruhi permintaan dalam negeri, daya beli masyarakat, dan APBN,” jelasnya.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di daerah yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Puji mengungkapkan bahwa terdapat 15 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi di atas rata-rata nasional.
Di antaranya, Papua Barat dan Sulawesi Tengah mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi, didorong oleh sektor industri pengolahan dan pertambangan.
Puji memberikan contoh hilirisasi nikel di Sulawesi Tengah yang memiliki nilai tambah signifikan. “Jika kita memproses bijih nikel menjadi feronikel atau turunannya, nilai ekonominya bisa 20 kali lipat lebih tinggi. Inilah alasan pentingnya hilirisasi di Indonesia,” katanya.
Antusiasme mahasiswa terlihat dalam sesi diskusi, di mana mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait tantangan ekonomi.
Pertanyaan yang diajukan meliputi keterkaitan antara tingkat upah minimum dan pertumbuhan ekonomi regional, langkah pemerintah dalam menghadapi digitalisasi, serta perlindungan tenaga kerja dari perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI).
Mahasiswa juga menanyakan langkah pemerintah dalam menghindari industrialisasi prematur di sektor manufaktur. Pemerintah berkomitmen untuk mengatasi tantangan ini dengan menerapkan kebijakan yang mendukung keberlanjutan dan meminimalkan risiko ketergantungan pada produk mentah atau setengah jadi.
Diskusi mengenai kerjasama ekonomi internasional juga menarik perhatian mahasiswa, terutama terkait partisipasi Indonesia dalam organisasi seperti OECD dan BRICS. Pemerintah menilai bahwa kerja sama dengan organisasi internasional tersebut dapat membuka peluang ekspor dan transfer teknologi untuk mendukung industrialisasi dan pembangunan ekonomi dalam negeri.
Kunjungan studi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia, tetapi juga memperkuat komitmen mereka sebagai generasi penerus dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









