Akurat

Profil Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR 2024-2029

M. Rahman | 22 Oktober 2024, 17:15 WIB
Profil Mukhamad Misbakhun, Ketua Komisi XI DPR 2024-2029

AKURAT.CO Usai kembali terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) periode 2024-2029, Politisi Fraksi Golkar DPR RI, Mukhamad Misbakhun terpilih menjadi ketua komisi XI DPR RI periode 2024-2029.

Misbakhun akan didampingi oleh 4 wakil ketua, yakni Dolfie (Fraksi PDI-P), Mohamad Hekal (Fraksi Gerindra), Fauzi Amro (Fraksi Nasdem) dan Hanif Dakhiri (Fraksi PKB).

Wakil Ketua DPR RI, Adies Kadir, mengatakan sesuai dengan keputusan pada rapat paripurna tanggal 22 Oktober 2024, dengan agenda di antaranya penetapan Fraksi-Fraksi pada pimpinan AKD, penetapan nama-nama Fraksi AKD, maka komposisi pimpinan Komisi XI DPR RI adalah Ketua dari Fraksi Partai Golkar, empat Wakil Ketua dari Fraksi PDIP, Gerindra, NasDem dan PKB.

Kemudian berdasarkan surat dari Pimpinan Fraksi Partai Golkar, DPIP, Gerindra, NasDem dan PKB perihal penyampaian susunan dan keanggotaan Fraksi AKD 2024-2029 komposisi pimpinan Komisi XI DPR RI adalah sebagai berikut.

"Ketua Muhammad Misbakhun, Partai Golkar. Wakil Ketua Dolfie, PDI Perjuangan; Mohamad Haekal, Partai Gerindra; Fauzi H Amro, Partai NasDem;  Hanif Dakhiri, PKB. Ini pemain-pemain lama semua ini," ujarnya disusul tepuk tangan hadirin di Jakarta, Selasa (22/10/2024).

"Untuk itu, kami selaku pimpinan rapat akan menanyakan kepada Komisi XI DPR RI apakah susunan pimpinan Komisi XI dapat disetujui untuk ditetapkan? imbuhnya lagi disusul seruan setuju dari anggota lainnya.

Adapun pasangan kerja Komisi XI adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Misbakhun Ajak Ekosistem Pertembakauan Konsolidasi Lebih Kuat

  1. Kementerian Keuangan
  2. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/(BAPPENAS)
  3. Bank Indonesia (BI)
  4. Otoritas Jasa Keuangan (OJK): Perbankan dan Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB)
  5. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP)
  6. Sekretaruat Jenderal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
  7. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)
  8. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP)
  9. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)
  10. BUMN (PMN, Privatisasi)

Profil Misbakhun

Nama Mukhamad Misbakhun dikenal sebagai seorang pengusaha dan politisi Indonesia. Ia lahir di Pasuruan, 29 Juli 1970. Misbakhun kembali terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) dalam pemilu legislatif 2024 untuk masa jabatan 2024–2029. Adapun ia terpilih dari daerah pemilihan Jawa Timur II yang meliputi Probolinggo, Pasuruan, kota Prolobilinggo dan kota Pasuruan.

Selama menjadi anggota DPR, Alumni STAN dan Universitas Tri Sakti ini dikenal cukup vokal terhadap kasus bailout Bank Century. Ia merupakan salah satu inisiator penggunaan Hak Angket DPR terhadap kasus tersebut.

Di Pasuruan, ia tumbuh besar dalam lika-liku kehidupan kampung dengan orang tua yang tidak kaya. Sejak kecil Misbakhun telah terbiasa melakukan puasa sunnah pada hari senin dan kamis atas bimbingan ayahnya. Misbakhun mempunyai empat orang anak hasil pernikahannya dengan Eny Sulistijowati. Sejak tahun 2010 ia beserta anak dan istrinya pindah dari Pasuruan dan menetap di Jakarta.

Misbakhun menempuh jenjang pendidikan menengah atasnya di SMA Negeri 1 Pasuruan pada tahun 1986. Setelah lulus SMA, pada tahun 1988 ia melanjutkan kuliah pada program diploma III perpajakan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) di Bintaro. Setelah lulus dari STAN Misbakhun bekerja di Departemen Keuangan (Depkeu) republik Indonesia sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Selama di Departemen Keuangan karir Misbakhun tergolong cemerlang. Misbakhun pernah bertugas di kantor pusat dan diperbantukan di sekretariat Dirjen Pajak. Ia bahkan disebut-sebut memiliki relasi cukup dekat dan menjadi orang kepercayaan Dirjen pajak saat itu Hadi Poernomo yang kemudian menjadi ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sembari berkarir di lingkungan Departemen Keuangan, Misbakhun melanjutkan pendidikannya pada jenjang S1 program ekstensi sarjana Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta dan lulus pada tahun 2003. Pada tahun 2003 pula Misbakhun yang masih bekerja di Depkeu, mendirikan PT Agar Sehat Makmur Lestari (ASML) yang memproduksi tepung agar-agar di tanah kelahirannya Pasuruan.

Pabrik PT ASML ia dirikan dengan biaya investasi sebesar Rp8 miliar di atas tanah seluas 1,2 hektare. Setelah 15 tahun bekerja sebagai PNS, Misbakhun pada tahun 2005 mengundurkan diri dan memilih menjadi pengusaha.

Sempat membeli PT Selalang Prima Internasional (SPI) yang bergerak dibidang penjualan plastik dari Teguh Boentoro pada 2007, Misbakhun kemudian mulai terjun ke dunia politik pada tahun 2009 hingga saat ini. Pada pemilihan legislasi terkini, ia memperoleh suara terbanyak dari Fraksi Golkar di dapil Jatim II.

Adapun Dapil Jawa Timur II meliputi Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kota Probolinggo. Di dapil tersebut, Partai Golkar memperoleh satu kursi penuh untuk DPR RI. Perolehan suara Misbakhun yang dipasangkan di nomor urut 1 oleh Golkar tersebut mencapai 98.736. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
Reporter
M. Rahman
Yosi Winosa