Akurat

Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Pengusaha Muda Perlu Dilibatkan

Demi Ermansyah | 14 Oktober 2024, 13:45 WIB
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Pengusaha Muda Perlu Dilibatkan

AKURAT.CO Relawan Pengusaha Muda Nasional (Repnas) menyusun sejumlah strategi yang berfokus pada percepatan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan meningkat 8% pada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendatang.

"Pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen adalah target yang ambisius. Akan tetapi, bukan tidak mungkin tercapai jika kita dapat bersinergi dengan baik antara pengusaha muda, pemerintah, dan sektor swasta. Repnas berkomitmen untuk berkontribusi secara nyata dalam upaya tersebut," ujar Ketua Umum Repnas, Anggawira dikutip Senin (14/10/2024).

Anggawira mengatakan bahwa pihaknya menyusun strategi yang meliputi transformasi digital. Menurut dia, percepatan pembangunan jaringan 5G dan pemberian subsidi bagi UKM yang beralih ke platform digital harus menjadi prioritas.

Baca Juga: Cuma RI Yang Bisa Raih Pertumbuhan Ekonomi Setara Level Pra Pandemi di Asia Pasifik

Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) itu juga menekankan skema kemitraan publik swasta (PPP) harus melihatkan pengusaha muda bisa berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan, pelabuhan, dan bandara di luar Pulau Jawa.

"Melibatkan pengusaha muda dalam proyek-proyek infrastruktur ini, distribusi barang dan jasa akan makin efisien, sekaligus mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah. Pemerintah harus mendukung dengan insentif pajak untuk investasi di wilayah tersebut," tambahnya.

Di sisi lain, peningkatan akses pembiayaan bagi UKM dan startup juga menjadi agenda utama yang diusulkan dalam forum ini. Pengusaha muda berharap adanya kolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asosiasi Fintech Indonesia untuk memperkuat mekanisme peer-to-peer lending yang lebih fleksibel.

Pengembangan hilirisasi industri, kata dia, untuk meningkatkan nilai tambah komoditas Indonesia adalah jalan menuju kemandirian ekonomi.

Dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta dengan tema Kolaborasi Pengusaha Muda Nasional untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi 8% Demi Tercapainya Indonesia Emas 2045, dia menekankan akan pentingnya reformasi birokrasi untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Sistem perizinan berbasis OSS dinilai perlu dipercepat agar lebih terintegrasi dan efisien sehingga pengusaha tidak lagi terhambat oleh birokrasi yang lamban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.