Akurat

Budget MBG Rp71 Triliun Dialokasikan dari Pos Anggaran Pendidikan RAPBN 2025

Yosi Winosa | 16 Agustus 2024, 22:32 WIB
Budget MBG Rp71 Triliun Dialokasikan dari Pos Anggaran Pendidikan RAPBN 2025

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa anggaran Rp71 triliun untuk program makan bergizi gratis di RAPBN 2025 dialokasikan dari pos anggaran pendidikan sebesar Rp722,6 triliun. 

"Untuk program prioritas presiden terpilih makanan bergizi gratis, yang Rp 71 triliun sudah ada di sini (anggaran pendidikan)," jelas Sri Mulyani dalam Konferensi Pers RAPBN 2025 di Kantor DJP Kemenkeu, Jumat (16/8/2024).

Selanjutnya, Sri Mulyani menambahkan bahwa alokasi anggaran pendidikan sebesar Rp722,6 triliun mencakup berbagai program. Selain melanjutkan inisiatif seperti peningkatan akses dan kualitas pendidikan serta menggunakan instrumen yang sudah ada seperti PIP, KIPI kuliah, BOS, BOP PAUD, dan Beasiswa termasuk LPDP, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk program pemberian makanan bergizi bagi anak-anak sekolah.

Baca Juga: Singgung MBG, Jokowi: Tingkatkan Gizi Anak Sekaligus Berdayakan UMKM

"Pendidikan Rp722,6 triliun, yang mungkin perlu di sini dilihat, selain program yang meneruskan seperti peningkatan akses, kualitas pendidikan, dan menggunakan instrumen yang sama seperti PIP, KIPI kuliah, BOS, BOP, PAUD, Beasiswa termasuk LPDP, juga pemberian makanan bergizi untuk anak-anak sekolah,” jelasnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa pengelolaan anggaran untuk program makan bergizi gratis akan dilakukan oleh tim khusus dan akan terus disempurnakan, dengan harapan dapat memberikan manfaat langsung bagi anak sekolah dan juga menciptakan dampak ekonomi positif di tingkat lokal.

Menurut Buku II Nota Keuangan RAPBN 2025, anggaran Rp71 triliun tersebut akan digunakan untuk pembiayaan makanan, distribusi, dan operasional lembaga yang menyelenggarakan program makan bergizi gratis. Program ini akan mencakup penyediaan makanan bergizi dan susu gratis di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi untuk balita dan ibu hamil atau menyusui yang berisiko stunting.

Pada tahap awal, program ini akan difokuskan pada peserta didik prasekolah, sekolah dasar, dan menengah di daerah dengan tingkat stunting dan kemiskinan tinggi serta yang telah memadai fasilitasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan alokasi anggaran pendidikan sebesar Rp722,6 triliun untuk tahun 2025. Serta, iajuga menambahkan bahwa anggaran tersebut akan digunakan untuk perluasan program beasiswa, pemajuan kebudayaan, penguatan perguruan tinggi kelas dunia, serta untuk pengembangan riset.

“Anggaran pendidikan dialokasikan sebesar Rp722,6 triliun, dialokasikan untuk peningkatan gizi anak sekolah, renovasi sekolah, dan pengembangan sekolah unggulan,” katanya dalam pidatonya di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.