Akurat

Jokowi Sampaikan Nota Keuangan 2025 Besok, Ini Bocorannya

Demi Ermansyah | 15 Agustus 2024, 17:27 WIB
Jokowi Sampaikan Nota Keuangan 2025 Besok, Ini Bocorannya

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan dijadwalkan untuk menyampaikan Nota Keuangan dan Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 besok, Jumat, 16 Agustus 2024 di DPR RI.

Di mana dalam kesempatan tersebut, Presiden akan memaparkan kerangka makro-fiskal serta rencana keuangan yang akan diimplementasikan oleh pemerintahan baru. Seperti yang diketahui, prediksi asumsi dasar yang akan dibiacakan oleh Presiden Jokowi esok hari tentunya berdasarkan pantauan pembicaraan atau arahan makro fiskal dari otoritas moneter Indonesia.

Misalnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani bersama dengan otoritas moneter telah melakukan pembahasan awal RAPBN 2025 dengan DPR RI. Hasil sidang paripurna menyepakati rancangan asumsi makro dalam RAPBN 2025.

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah menyepakati target pertumbuhan ekonomi dalam asumsi makro 2025 sebesar 5,1 hingga 5,5%, yang tidak berbeda dari usulan awal pemerintah. Pertumbuhan ekonomi dalam Asumsi Dasar Makro-Fiskal digunakan sebagai dasar untuk memperkirakan pendapatan negara, inflasi, suku bunga, serta target lifting minyak dan gas.

Baca Juga: Rupiah Turun 8 Poin Ke Rp15.290 Usai Pidato Nota Keuangan RAPBN 2024 Presiden Jokowi

Untuk tahun 2025, pemerintah dan DPR menetapkan target inflasi sebesar 1,5 hingga 3,5%. Inflasi pangan atau volatile food diharapkan dapat ditekan di bawah 5% dengan strategi stabilisasi harga melalui pengelolaan pasokan dan distribusi.

Selanjutnya, nilai tukar rupiah diperkirakan akan berada di kisaran Rp15.300-Rp15.900/USD pada tahun 2025, yang lebih kuat dibandingkan dengan usulan pemerintah dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025 yang berada di kisaran Rp15.300-Rp16.000/USD.

Tingkat suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun disepakati dalam kisaran 6,8 hingga 7,2%, dengan mempertimbangkan kebijakan suku bunga global yang diproyeksikan tetap tinggi dalam jangka waktu yang panjang.

Pemerintah berkomitmen untuk menjaga kebijakan fiskal dan APBN dengan prinsip kehati-hatian guna meningkatkan kepercayaan dan optimisme pasar.

Sementara itu, harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude-oil Price/ICP) diperkirakan berada pada kisaran USD75-USD85 per barel pada tahun 2025, dengan mempertimbangkan dinamika geopolitik, kondisi ekonomi global, dan kebijakan OPEC+.

Lifting minyak pada tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 580–605 ribu barel per hari (bph), sejalan dengan penurunan kinerja produksi akibat menurunnya produktivitas sumur. Lifting gas bumi diperkirakan berada di kisaran 1.003-1.047 ribu barel setara minyak per hari (bsmph), dengan optimisme peningkatan lifting gas seiring mulai beroperasinya sumur-sumur gas baru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.