Akurat

Menkeu Tegaskan Defisit APBN Transisi Tetap di Bawah 3 Persen PDB

Silvia Nur Fajri | 24 Juni 2024, 15:31 WIB
Menkeu Tegaskan Defisit APBN Transisi Tetap di Bawah 3 Persen PDB

AKURAT.CO Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) transisi atau RAPBN 2025 di bawah 3%. Komitmen ini juga akan diamini oleh presiden terpilih Prabowo Subianto.

"APBN 2024 tetap dijaga defisitnya di bawah 3 persen. Ini adalah komitmen yang sama dan kami sudah menyampaikan juga kepada presiden terpilih Bapak Prabowo, beliau juga memberikan keyakinan, arahan bahwa beliau komit terhadap defisit di bawah 3 persen," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, Senin (24/6/2024).

Sebagaimana diketahui, APBN kini menjadi perhatian serius bagi investor karena kekhawatiran bahwa defisit akan menembus level 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB) mengingat rencana belanja yang dilakukan. Saat ini, penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025 telah dimulai.

Baca Juga: Tim Sinkronisasi Prabowo-Gibran Temui Sri Mulyani Bahas RAPBN 2025

Terkait postur defisit yang dirancang dalam RAPBN 2025 sebesar 2,29-2,82% PDB, Sri Mulyani menyatakan bahwa hal tersebut telah memperhitungkan anggaran makan siang gratis sebesar Rp71 triliun.

"Angka Rp71 triliun itu ada dalam range postur defisit 2,29-2,82 persen. Jadi angka Rp 71 triliun bukan merupakan on top di atas itu, tapi sudah di dalamnya dan nanti kita akan susun pada saat kita menyusun RUU APBN 2025 yang akan disampaikan oleh Bapak Presiden Jokowi 16 Agustus 2024," jelas Sri Mulyani.

Selain itu, Sri Mulyani juga menyebut bahwa pihaknya terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Pemerintahan Prabowo-Gibran. 

"APBN transisi memang harus terus dikomunikasikan, dikoordinasikan, disinkronkan antara pemerintah saat ini yang menyusunnya dengan pemerintah yang akan menjalankan yaitu presiden terpilih dan wapres terpilih yaitu Pak Prabowo dan Gibran," tegas Sri Mulyani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.