Wujudkan Indonesia Emas 2045, Jokowi Minta Hipmi Antisipasi 3 Hal Ini

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) untuk mengantisipasi beberapa hal, demi terwujudnya Indonesia Emas di 2045.
Pertama, bonus demografi. Jokowi mengingatkan bahwa di tahun 2030-2040, Indonesia akan mengalami puncak bonus demografi.
"Persiapan untuk kualitas sumber daya manusia betul-betul harus direncanakan, disiapkan secara taktis. Sehingga betul-betul bonus demografi bermanfaat dalam lompatan kita menuju Indonesia Maju," kata Jokowi dalam sambutannya di HUT ke-52 Hipmi, Senin (10/6/2024).
Baca Juga: 9,9 Juta Gen Z Menganggur Hambat Visi Indonesia Emas 2045, Apa Solusinya?
Tantangan kedua, dia meminta Hipmi mengantisipasi adanya disrupsi teknologi, mengenai dampak dan perkembangan apa yang akan terjadi di Indonesia dengan adanya disrupsi teknologi ini. Sehingga, pengusaha tidak keliru untuk mengantisipasi hal ini.
"Saya kira Hipmi semuanya sudah terbiasa karena seluruh anggota Hipmi adalah generasi digital. Kalau saya ini generasi analog, jadi perbedaannya sudah jauh sekali. Jadi menghadapi tantangan ini rekan-rekan di Hipmi sudah sangat biasa," jelasnya.
Ketiga, Jokowi meyakini disrupsi teknologi akan menyebabkan perubahan-perubahan, yakni landskap geopolitik dunia dan ekonomi dunia yang akan berubah.
"Perubahan ini akan mempengaruhi negara kita. Baik itu perilaku, selera, tren warna, budaya, semuanya. Landskap bisnis, ekonomi itu akan berubah. Dan yang paling cepat menyesuaikan diri itu biasanya anak-anak muda. Dan itu semuanya ada di Hipmi," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









