Pertumbuhan Ekonomi RI Tembus 5,11 Persen, Ini Penyumbangnya

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,11% secara year-on-year (yoy) di kuartal I-2024, dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya.
Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan capaian ini menandai pertumbuhan tertinggi sepanjang periode 2019 hingga 2024.
"Pertumbuhan ekonomi yang stabil menjadi cerminan dari keberhasilan berbagai sektor dalam menjaga aktivitas produksi yang tetap kuat," ujar Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti di Jakarta, Senin (6/5/2024).
Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal I-2024 Tembus 5,11 Persen
Dari segi lapangan usaha, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2024 ditopang oleh berbagai sektor. Secara keseluruhan, hampir semua sektor mengalami pertumbuhan positif, kecuali sektor pertanian yang mengalami kontraksi sebesar 3,54%.
Sektor administrasi pemerintahan mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 18,88%. Sementara itu, sektor industri pengolahan menjadi sumber pertumbuhan terbesar dengan kontribusi sebesar 0,86%.
"Peningkatan aktivitas produksi yang tetap kuat untuk memenuhi permintaan di pasar domestik maupun luar negeri turut mendukung pertumbuhan ekonomi yang solid," tambahnya
Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga dan pembentukan modal tetap bruto (PMTB) menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi.
Konsumsi rumah tangga tumbuh sebesar 4,91%, sedangkan PMTB tumbuh sebesar 3,79%. Ekspor mengalami pertumbuhan sebesar 0,50%, sementara impor tumbuh lebih tinggi sebesar 1,77%. Konsumsi pemerintah juga tumbuh positif sebesar 19,9%.
"Komitmen untuk menjaga stabilitas ekonomi dan mengatasi tantangan yang ada akan terus menjadi prioritas untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di masa mendatang," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









