Akurat

Deputi BI Sebut Stabilitas Harga Pangan Penting Jelang Lebaran 2024

Silvia Nur Fajri | 27 Maret 2024, 12:10 WIB
Deputi BI Sebut Stabilitas Harga Pangan Penting Jelang Lebaran 2024

AKURAT.CO Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Doni Primanto Joewono menyoroti urgensi untuk memperkuat pasokan dan meningkatkan efisiensi rantai pasok sebagai langkah kunci dalam menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan.

Hal ini datang di tengah tantangan meningkatnya permintaan pangan selama perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional, terutama Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1445 H atau Lebaran 2024 yang dirayakan di berbagai penjuru wilayah Indonesia.

Di samping itu, hal tersebut juga mencerminkan perhatian terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional, termasuk Ibu Kota Nusantara (IKN), yang dapat mempengaruhi dinamika pasokan pangan.

Baca Juga: Inflasi Pangan Ramadan, DPR: Apa Artinya Perekonomian Tumbuh Ketika Masyarakat Alami Harga Pangan Tinggi

"Secara khusus di Kalimantan sejalan dengan potensi peningkatan permintaan sebagai dampak masifnya pembangunan Proyek Strategis Nasional termasuk Ibu Kota Nusantara, upaya penguatan pasokan dan efisiensi rantai pasok menjadi krusial untuk memastikan stabilitas harga dan ketahanan pangan di wilayah Kalimantan," kata Doni di Jakarta, Rabu (27/3/2024).

Selanjutnya, Doni menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan Bank Indonesia melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID) serta Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) untuk menciptakan sinergi dan inovasi kebijakan guna mengendalikan inflasi.

Ia menggarisbawahi bahwa kontrol inflasi tidak bisa hanya ditangani oleh Bank Indonesia semata.

Selai itu, ia juga mencatat bahwa kolaborasi antara TPIP, TPID, dan GNPIP telah membantu mengendalikan inflasi pada tahun 2023, menjaga inflasi tetap di bawah target sebesar 2,61% setelah mencapai 5,51% pada tahun sebelumnya. 

"Berkat kerja sama kita semua, inflasi di tahun 2023 dapat stabil berada dalam tentang sasaran target sebesar 2,61 persen setelah pada tahun sebelumnya mencapai capaian yang tinggi sebesar 5,51 persen," ujarnya.

Sehingga, BI berkomitmen untuk terus mendorong kantor perwakilan di seluruh wilayah guna meningkatkan sinergi antara TPIP, TPID, dan GNPIP demi menjaga stabilitas harga dan ketahanan pangan pada tahun 2024.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.