Akurat

PM Hungaria Ungkap Janji Trump, Tak Akan Bantu Ukraina Jika Terpilih Kembali

Yosi Winosa | 12 Maret 2024, 19:55 WIB
PM Hungaria Ungkap Janji Trump, Tak Akan Bantu Ukraina Jika Terpilih Kembali

AKURAT.CO Usai pertemuan dengan Donald Trump, Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, mengungkapkan bahwa jika Trump terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), ia tidak akan memberikan bantuan finansial kepada Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Orban membeberkan bahwa Trump telah berkomitmen untuk tidak menyediakan dana sama sekali, yang diharapkan dapat mempercepat penyelesaian konflik antara kedua negara.

"Mengingat Amerika tidak akan memberikan dana, Eropa tidak memiliki kapasitas finansial untuk membiayai perang tersebut sendiri, yang kemungkinan akan mengakibatkan akhir yang lebih cepat bagi konflik," kata Orban dikutip dari Reuters, Selasa (12/3/3/2024).

Baca Juga: Prabowo Bicara Situasi Global, Mulai Rusia-Ukraina Hingga Gaza Dan Pengaruhnya Terhadap RI

Kemudian, Orban juga menambahkan bahwa salah satu alternatif untuk mengakhiri perang adalah melalui perundingan perdamaian setelah terjadi gencatan senjata. Dia optimis bahwa situasi yang stabil dan aman di Eropa bisa terwujud jika langkah-langkah tersebut diambil.

"Prioritas utama adalah mencapai perdamaian, dan Trump memiliki kemampuan untuk mewujudkannya," tambahnya.

Berbeda dengan pendekatan negara Barat lainnya, Orban menolak untuk mengirim senjata ke Ukraina. Dia menegaskan bahwa Ukraina tidak akan mampu mengalahkan Rusia yang memiliki senjata nuklir.

Sementara itu, situasi di Ukraina Timur semakin rumit karena pasukan Rusia memiliki keunggulan dengan Ukraina yang mengalami kekurangan amunisi yang signifikan. 

Ukraina sangat bergantung pada bantuan senjata dari AS dan sekutu Barat lainnya untuk melawan Rusia.

Dengan kemungkinan kembalinya Trump ke kursi kepresidenan AS, keprihatinan para pemimpin Uni Eropa semakin meningkat terkait kemungkinan berkurangnya dukungan militer dan keuangan yang signifikan dari AS kepada Ukraina.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.