Ekspor RI Tembus USD258,5 Miliar di 2023, Ini 10 Provinsi Penyumbang Terbesar

AKURAT.CO Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor Indonesia Selama Januari-Desember 2023 mencapai US$258,82 miliar, mengalami penurunan sebesar 11,33% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Sektor nonmigas juga mengalami penurunan signifikan sebesar 11,96%.
Dilihat dari provinsi asal barang, Jawa Barat merupakan penyumbang terbesar ekspor Indonesia selama Januari hingga Desember 2023, dengan nilai mencapai USD36,63 miliar setara 14,15% ekspor nasional.
Disusul oleh Kalimantan Timur dan Jawa Timur, masing-masing sebesar USD27,9 miliar (10,79% ekspor nasional) dan USD22,4 miliar (8,66% ekspor nasional).
Baca Juga: 10 Komoditas Ekspor Penyumbang Terbesar Surplus Perdagangan RI 2023
Ketiganya memberikan kontribusi hingga 33,6% dari seluruh ekspor nasional.
Di posisi keempat dan kelima ada Sulawesi Tengah dengan nilai USD19,4 miliar (7,49% ekspor nasional) dan Riau dengan nilai USD18,9 miliar (7,32% ekspor nasional).
Lalu di posisi keenam dan ketujuh ada Kepulauan Riau senilai USD17,7 miliar (6,86% ekspor nasional) dan Kalimantan Selatan senilai USD13,2 miliar (5,12% ekspor nasional).
Adapun posisi kedelapan, sembilan dan sepuluh ditempati Banten senilai USD12,1 miliar (4,69% ekspor nasional), DKI Jakarta senilai USD11,1 miliar (4,28% ekspor nasional) dan Sumatera Barat senilai USD10,24 miliar (3,96% ekspor nasional).
Data ini menunjukkan bahwa beberapa provinsi di Indonesia, terutama Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan Jawa Timur, memiliki peran yang signifikan dalam menggerakkan ekspor negara.
Hal ini menggarisbawahi pentingnya kontribusi regional dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Berikut daftar 10 provinsi penyumbang ekspor terbesar di 2023
- Jawa Barat senilai USD36,63 miliar (14,15%)
- Kalimantan Timur senilai USD27,9 miliar (10,79%)
- Jawa Timur senilai USD22,4 miliar (8,66%)
- Sulawesi Tengah senilai USD19,4 miliar (7,49%)
- Riau senilai USD18,9 miliar (7,32%)
- Kepulauan Riau senilai USD17,7 miliar (6,86%)
- Kalimantan Selatan senilai USD13,2 miliar (5,12%)
- Banten senilai USD12,1 miliar (4,69%)
- DKI Jakarta senilai USD11,1 miliar (4,28%)
- Sumatera Barat senilai USD10,24 miliar (3,96%)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










