Prospek Pertumbuhan Ekonomi 2024 Cerah, Rupiah Menguat Lagi 12 Poin ke Rp15.417

AKURAT.CO Rupiah ditutup naik tipis 12 poin ke level Rp15.417 pada perdagangan Kamis, 28 Desember 2023 di tengah outlook positif pertumbuhan ekonomi RI tahun 2024.
Pengamat Pasar Uang dan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan rupiah ditopang sentimen internal dan eksternal.
Dari internal, kemarin ekonom begitu optimis tentang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2024, bahkan bisa mencapai 5,2%. Namun, ada juga ekonom yang menganggap bahwa pertumbuhan ekonomi di tahun 2024 ada potensi terjadi stagnasi,bahkan mungkin sedikit melambat walaupun tidak besar.
Baca Juga: Ekonomi AS 2024 Diramal Melambat Signifikan, Rupiah Naik 54 Poin ke Rp15.484
Faktor utama yang menghambat pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah perlambatan ekonomi global. Hal tersebut terlihat dari melemahnya permintaan ekspor Indonesia, terutama dari China, Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan, sehingga ekonomi tidak bertumbuh tinggi.
Selain itu, faktor domestik yang memengaruhi ialah daya beli masyarakat Indonesia yang melemah, yang juga menjadi faktor penghambat pertumbuhan ekonomi. Walaupun pemerintah menyiapkan bantuan sosial untuk masyarakat untuk menjaga daya beli, nilai bansos yang diberikan kepada masyarakat itu tidak cukup untuk meningkatkan daya beli.
Oleh karena itu,ada beberapa kebijakan yang perlu dilakukan pemerintah untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 5% pada tahun depan.
Pertama, pemerintah perlu memperkuat ekonomi domestik dengan mengurangi impor dan meningkatkan ekspor ke negara-negara yang pertumbuhan ekonominya masih bagus. Kedua, pemerintah perlu meningkatkan daya beli masyarakat melalui efektivitas bantuan sosial, penciptaan lapangan kerja, dan penyediaan fasilitas pendukung. Ketiga, adanya momentum tahun politik pada 2024, pemerintah bisa memanfaatkan hal tersebut untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di atas lima persen.
"Momentum ini harus dikawal agar nantinya terjadi perbaikan di perekonomian Indonesia agar lebih baik lagi," ujar Ibrahim dikutip Kamis (28/12/2023).
Sentimen Eksternal Rupiah
Dari eksternla, indeks dolar yang mengukur mata uang AS terhadap enam mata uang rivalnya, jatuh ke level terendah baru dalam lima bulan di 100,76. Indeks ini berada di jalur penurunan sebesar 2,6% tahun ini, menghentikan kenaikan kuat selama dua tahun berturut-turut.
Fokus investor tetap tertuju pada waktu penurunan suku bunga Federal Reserve, dengan pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebesar 88% pada bulan Maret 2024, menurut alat CME FedWatch. Kontrak berjangka menyiratkan lebih dari 150 basis poin pelonggaran The Fed tahun depan.
Namun beberapa analis masih tidak yakin bank sentral AS akan bertindak begitu agresif. Dan kami masih percaya bahwa perubahan kebijakan menuju pelonggaran pada bulan Maret terlalu dini dan ada potensi kenaikan dolar jika dan ketika tindakan tersebut tidak terwujud.
Meskipun The Fed secara tidak terduga mengambil sikap dovish pada pertemuan bulan Desember, dengan membuka kemungkinan penurunan suku bunga tahun depan, bank sentral besar lainnya, termasuk Bank Sentral Eropa (ECB) tetap mempertahankan sikap mereka untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama. Namun pasar masih memperhitungkan penurunan suku bunga ECB sebanyak 165 basis poin pada tahun depan.
Selain itu, investor memperkirakan Bank of England tidak akan mampu menurunkan suku bunga sebanyak yang dilakukan The Fed dan ECB, mengingat inflasi di Inggris semakin tinggi. Hal ini telah memperlebar kesenjangan antara imbal hasil obligasi Inggris dan imbal hasil obligasi AS dan Eropa, membuatnya terlihat lebih menarik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta









