AKURAT.CO Rupiah menguat tajam 127 poin ke level Rp15.727 pada penutupan perdagangan Jumat, 3 November 2023 usai spekulasi bahwa bank sentral telah selesai menaikkan suku bunganya untuk tahun ini, dan akan mulai menurunkan suku bunga mulai pertengahan tahun 2024.
Pengamat Pasar Uang dan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah didongkrak sentimen eksternal dan internal. Dari eksternal, The Fed mempertahankan suku bunga tetap stabil, dan menawarkan sinyal yang agak dovish mengenai kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Pasar saat ini menunggu data utama nonfarm payrolls untuk bulan Oktober, yang akan dirilis pada hari Jumat.Angka tersebut muncul hanya beberapa hari setelah The Fed mempertahankan suku bunga tetap stabil dan menawarkan sinyal moderat mengenai rencana kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Baca Juga: Rupiah Naik 80 Poin Ke Rp15.855 Usai Nada Tak Terlalu Hawkish Fed
"Hal ini mendorong serbuan aset-aset yang didorong oleh risiko, karena pasar memperkirakan bahwa The Fed telah selesai dengan siklus kenaikan suku bunganya, dan akan mulai memangkas suku bunga pada pertengahan tahun 2024," kata Ibrahim dikutip Jumat (3/11/2023).
Meski demikian, data payrolls akan diawasi dengan ketat mengingat bahwa The Fed masih membuka peluang untuk kenaikan suku bunga lagi tahun ini, meskipun langkah tersebut akan sangat bergantung pada lintasan inflasi dan pasar tenaga kerja.
"Meskipun para analis memperkirakan data pada hari Jumat akan menunjukkan penurunan tajam dalam jumlah gaji, angka tersebut telah melampaui ekspektasi selama enam dari sembilan bulan sejauh ini pada tahun 2023, yang mencerminkan pasar tenaga kerja AS yang kuat," kata Ibrahim.
Sentimen Internal Rupiah
Dari internal, kenaikan harga minyak dunia, saling berkaitan dengan situasi global seperti adanya ketegangan geopolitik antara Israel dan Hamas. Tentunya, hal ini akan berdampak terhadap inflasi di negara berkembang termasuk Indonesia.Namun Pemerintah telah siap untuk mengantisipasi gejolak politik dengan melakukan kebijakan bauran ekonomi dan intervensi Bank Indonesia.
Gejolak harga minyak di dunia berkorelasi dengan situasi global seperti ketegangan Israel-Hamas, tren harga minyak dunia yang tentunya akan mempengaruhi harga domestic. Dengan dipengaruhi oleh gejolak harga minyak dunia, maka kedepannya inflasi akan mulai terlihat meningkat.
Ditambahkan Ibrahim, bulan-bulan ke depan kemungkinan inflasi akibat situasi global akan dapat terlihat. Namun hal ini sangat tergantung pemerintah ambil langkah pencegahannya. Selain itu, harga komoditas di pasar internasional salah satunya minyak mentah mengalami kenaikan sejak Juli 2023. Jika tinjau harga komoditas di pasar internasioanl, minyak mentah mengalami rebound sejak Juli 2023.
"Berdasarkan World Economic Outlook, sebelumnya pada Juli 2023 inflasi dunia diperkirakan mengalami inflasi sebesar 6,8 persen pada tahun 2023 dan 5,2 persen di 2024. Namun, direvisi ke atas pada Oktober 2023 yang masing-masing sebesar 6,9 persen dan 5,8 persen," imbuhnya,
Begitupun dengan inflasi di emerging market dan developing economies. Sebelumnya diperkirakan diprediksi mengalami inflasi di 8,3% pada 2023 dan 6,8% di 2024. Tapi, juga dikoreksi keatas bahwa negara berkembang akan mengalami tekanan inflasi yang lebih tinggi yakni, 8,5% di 2023 dan 7,8% di 2024.
Secara global, inflasi diperkirakan melemah pada tahun 2023 dan 2024. Begitupun dengan inflasi di negara emerging market dan developing economies. Akan tetapi prediksi tersebut dikoreksi meningkat sejalan dengan tren kenaikan harga komoditas di pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 7Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 8Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot








