Rupiah Naik 80 Poin Ke Rp15.855 Usai Nada Tak Terlalu Hawkish Fed

AKURAT.CO Rupiah ditutup menguat 80 poin ke level Rp15.855 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 2 November 2023 usai pidato Gubernur Fed, Jerome Powell yang bernada tidak terlalu hawkish.
Pengamat Pasar Uang dan Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan rupiah ditopang sentimen eksternal dan internal.
Dari eksternal, Gubernur Fed Jerome Powell memberikan nada yang tidak terlalu hawkish dibandingkan ekspektasi pasar, dengan mengakui bahwa kondisi moneter telah mengalami pengetatan secara substansial dalam beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Rupiah Turun 19 Poin Usai Serangan Militer AS Ke Sasaran Terkait Iran
Pasar menganggap hal tersebut sebagai lampu hijau untuk tetap berpegang pada peluang di bawah 20% bahwa suku bunga akan naik pada bulan Desember.
Hasilnya, imbal hasil Treasury sepuluh tahun turun 20 basis poin dari level tertinggi pada hari Rabu, ekuitas menguat dan mata uang yang sensitif terhadap risiko menguat.
Para pedagang juga mendapat keyakinan lebih lanjut bahwa suku bunga AS bisa saja mencapai puncaknya setelah data menunjukkan manufaktur AS berkontraksi tajam pada bulan Oktober, meskipun data terpisah menunjukkan pasar tenaga kerja masih tangguh, yang kemungkinan akan membuat The Fed mempertahankan suku bunga pada tingkat yang membatasi lebih lama.
"Fokusnya kini tertuju pada data utama nonfarm payrolls, yang akan dirilis pada hari Jumat. Tanda-tanda pasar tenaga kerja yang melemah kemungkinan akan memberi The Fed lebih banyak dorongan untuk mempertahankan suku bunganya," kata Ibrahim dikutip Kamis (2/11/2023).
Sementara itu di eropa, pasar memperkirakan hampir 90% kemungkinan Bank of England akan mempertahankan suku bunganya pada level tertinggi dalam 15 tahun pada hari Kamis nanti, namun belum sepenuhnya memperhitungkan penurunan suku bunga hingga September 2024 – jauh setelah penurunan suku bunga diperkirakan akan dimulai di benua tersebut.
Sentimen Internal Rupiah
Dari internal, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi domestik pada Oktober 2023 tercatat sebesar 2,6% secara tahunan (year-on-year/yoy). Inflasi pada periode tersebut meningkat jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya di mana inflasi tercatat sebesar 2,28% yoy.
Kenaikan inflasi utamanya dipicu oleh kenaikan harga bahan pangan, termasuk cabai rawit, beras, dan bawang merah, akibat musim kemarau yang berkepanjangan karena El-Nino. Di samping itu, inflasi Oktober 2023 dipengaruhi oleh kenaikan harga bensin non-subsidi seiring dengan naiknya harga minyak dunia.
Sejalan dengan itu, inflasi inti pada Oktober 2023 melanjutkan tren penurunan, yang tercatat sebesar 1,9% yoy. Perkembangan inflasi inti ini sejalan dengan melandainya pertumbuhan biaya input, terutama di sektor manufaktur.
Pada saat yang sama, ekspansi sektor manufaktur telah menunjukkan tanda-tanda pelemahan, terlihat dari penurunan angka PMI Manufaktur yang sebesar 51,5 pada Oktober 2023, dibandingkan dengan 52,3 pada bulan sebelumnya.
Dengan perkembangan hingga Oktober 2023, laju inflasi akan terjaga di bawah tingkat 3 persen pada akhir 2023. Rendahnya inflasi dipengaruhi oleh low base effect dari penyesuaian harga BBM bersubsidi pada tahun lalu, serta dampak ringan dari El Nino terhadap harga pangan bergejolak di dalam negeri.
Dengan mempertimbangkan perkembangan terakhir ini, saya perkiraan inflasi umum akhir tahun sebesar 2,7%, jauh di bawah target atas Bank Indonesia.
Di sisi lain, konflik geopolitik masih menimbulkan ketidakpastian dan menimbulkan risiko terhadap perkiraan inflasi tersebut. Kenaikan harga minyak, yang didorong oleh konflik geopolitik, imbuhnya, masih berisiko memicu lonjakan inflasi domestik jika harga minyak global melebihi USD120 per barel dan pemerintah harus menyesuaikan harga bahan bakar bersubsidi di dalam negeri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 6Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot








