GP Ansor Dorong Anak Muda Jadi Kunci Produktivitas Menuju Indonesia Emas 2045

AKURAT.CO Gerakan Pemuda (GP) Ansor menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menyiapkan diri menyambut Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin menekankan bahwa kunci utama menghadapi momentum bonus demografi terletak pada kemampuan anak muda menjadi produktif dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
Addin memyebut, produktivitas anak muda mencakup tiga hal yaitu kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional, terlibat dalam penciptaan lapangan kerja baru, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa-desa.
“Nah, satu kata kunci bagi anak-anak muda lah, bagaimana kemudian menjadikan anak-anak muda itu yang produktif. Itu kata kuncinya,” kata Addin dalam diskusi National Pride through Local Product : Strengthening National Identity di Investor Daily Summit, Kamis (9/10/2025).
Baca Juga: Gerakkan Ekonomi Rakyat, GP Ansor Bangun 22.800 Kampung Peternakan Ayam Terpadu
Lebih lanjut, Addin menuturkan Indonesia saat ini tengah memasuki era kebijakan baru dengan orientasi kuat pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Pemerintah, lanjutnya, telah menyiapkan berbagai program strategis seperti paket ekonomi nasional, 17 program prioritas, serta delapan program akselerasi keberlanjutan dan penyerapan tenaga kerja rakyat.
Apalagi, dengan adanya Koperasi Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, Rumah Subsidi, dan Kampung Melayan, merupakan langkah luar biasa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi-ekonomi lokal.
“Tinggal bagaimana kemudian seluruh infrastruktur di daerah-daerah, baik itu infrastruktur politik, pemerintahan, infrastruktur organisasi sosial, dan anak-anak muda, semuanya berkolaborasi bahu-membahu,” ujarnya.
Bentuk Badan Usaha
Untuk mendukung terciptanya Indonesia Emas di 2045, Addin menyampaikan bahwa pihaknya tengah fokus mentransformasikan kekuatan sosial yang dimiliki menjadi kekuatan produktivitas ekonomi.
Langkah tersebut diwujudkan melalui tiga inisiatif besar, salah satunya pembentukan Badan Usaha Milik Ansor (BUMA).
“Ansor membangun satu ekosistem ekonomi yang namanya BUMA. BUMA ini menjadi wadah ekonomi yang dikelola dengan tiga pendekatan, yaitu korporasi, personal, dan komunitas ekonomi,” tutur Addin.
Addin menjelaskan, BUMA menaungi empat segmen usaha utama, yakni teknologi dan digitalisasi, sumber daya alam, perdagangan dan distribusi, serta layanan jasa profesional.
Melalui ekosistem ini, GP Ansor berupaya mendorong kemandirian ekonomi kader sekaligus memperkuat jaringan usaha berbasis komunitas di seluruh Indonesia.
Selain BUMA, GP Ansor juga menggerakkan inisiatif penguatan pangan nasional dengan mengoptimalkan lahan-lahan tidak produktif.
Addin menyebut, langkah ini dilakukan melalui pembentukan kelompok-kelompok usaha gotong royong yang bergerak di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.
“Kami mencoba karena memang karena negara adalah penguatan pangan, maka bagaimana caranya seluruh infrastruktur sosial itu bergerak memanfaatkan lahan-lahan yang tidak produktif,” jelasnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, GP Ansor akan mencanangkan Gerakan Nasional Kelompok Usaha Gotong Royong yang berfokus pada pembangunan kampung peternakan ayam terpadu di berbagai daerah di Indonesia.
“Kami berharap dari sini kemudian, akan tercipta lapangan pekerjaan yang luar biasa, kemudian terbangunnya industri peternakan ayam dari hulu sampai hilir,” harap Addin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









